Kasus COVID-19 di Singapura Melonjak, Warga Kepri Diminta Waspada

- Admin

Minggu, 26 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Warga di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diminta untuk mewaspadai lonjakan kasus aktif COVID-19 dalam tiga hari terakhir di Singapura.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, dilansir dari ANTARA mengatakan penularan COVID-19 dari Singapura ke Kepri berpotensi terjadi, karena pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari negara itu ke Pelabuhan Batam Centre.

“Tentu harus dicermati bersama permasalahan itu, apalagi cukup banyak PMI yang dinyatakan positif COVID-19 setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan kita di Batam,” kata Tjetjep, di Tanjungpinang, Minggu 26 September 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, lonjakan kasus aktif di Singapura berawal dari penularan COVID-19 di salah satu rumah makan.

Baca Juga :  Singapura Takut Disuntik Sinovac Gegara Ngeri Lihat Indonesia

Pelajaran yang dapat dipetik dari peristiwa itu, menurut dia euforia warga yang berlebih sehingga lalai menerapkan protokol kesehatan.

Ketika kasus aktif COVID-19 rendah, bukan berarti virus itu sudah tidak ada, melainkan masih ada.

Namun, orang-orang yang mengidap virus itu tidak menyadarinya, dan berinteraksi dengan orang lain sehingga jumlah orang yang terinfeksi virus itu terus meningkat.

“Ketika vaksinasi dilaksanakan secara menyeluruh, bukan berarti tubuh kita dapat menolak virus itu. Vaksin itu untuk meningkatkan imun tubuh kita dari serangan virus sehingga kondisi tubuh tidak parah saat terinfeksi,” ucapnya.

Baca Juga :  Kepri Ancang-ancang Buka Jalur Internasional

Dari penularan awal di salah satu rumah makan di Singapura itu, menurut Tjetjep seluruh elemen masyarakat di Kepri dapat memetik pelajaran yang berarti sehingga tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan saat berinteraksi, termasuk saat berada di rumah makan dan kedai kopi.

Ia mengimbau pihak pengelola kedai kopi dan rumah makan untuk tidak menyediakan kursi dengan kapasitas 100 persen untuk mencegah terjadi kerumunan pengunjung.

Jumlah kursi yang disiapkan hanya dibenarkan 50 persen dari kapasitas kedai kopi dan rumah makan.

“Kursi juga sebaiknya disusun tidak saling berhadapan, dan meja berada pada posisi menempel di dinding,” tuturnya. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Pemko Tanjungpinang Lakukan Rapat Persiapan
Rencana Penutupan Jalan Daeng Celak Menuju Senggarang
Pimpin Rapat Evaluasi, Gubernur Ansar Tekankan Percepatan Realisasi Anggaran dan Sinergi OPD
Pj Wako Andri Apresiasi Pemberdayaan Pottaswilud Lanud RHF Tanjungpinang
Ribuan Anak PAUD dan TK Meriahkan Pawai Tutup Tahun Ajaran 2023/2024
Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Resmi Membuka Festival Kuliner dan Lomba Masak Ikan Tahun 2024
Ratusan PPPK Dilantik, Sekda Zulhidayat Berharap Disiplin dalam Bekerja
Tanjungpinang Didatangi Tim Verifikasi Proklim Lestari 2024

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:21 WIB

Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Pemko Tanjungpinang Lakukan Rapat Persiapan

Rabu, 12 Juni 2024 - 07:28 WIB

Rencana Penutupan Jalan Daeng Celak Menuju Senggarang

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:13 WIB

Pimpin Rapat Evaluasi, Gubernur Ansar Tekankan Percepatan Realisasi Anggaran dan Sinergi OPD

Selasa, 11 Juni 2024 - 07:12 WIB

Pj Wako Andri Apresiasi Pemberdayaan Pottaswilud Lanud RHF Tanjungpinang

Minggu, 9 Juni 2024 - 16:48 WIB

Ribuan Anak PAUD dan TK Meriahkan Pawai Tutup Tahun Ajaran 2023/2024

Sabtu, 8 Juni 2024 - 08:13 WIB

Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Resmi Membuka Festival Kuliner dan Lomba Masak Ikan Tahun 2024

Sabtu, 8 Juni 2024 - 08:10 WIB

Ratusan PPPK Dilantik, Sekda Zulhidayat Berharap Disiplin dalam Bekerja

Jumat, 7 Juni 2024 - 09:07 WIB

Tanjungpinang Didatangi Tim Verifikasi Proklim Lestari 2024

Berita Terbaru