Selain Supply Babi, Pulau Bulan Jadi Sumber Impor Listrik Untuk Singapura

INIKEPRI.COM – Pemerintah Singapura memutuskan untuk mengimpor pasokan listrik dari Indonesia.

Dalam tahapan uji coba awal, negara kota itu rencananya akan mengimpor sebanyak 100 megawatt (MW) pasokan listrik dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang berlokasi di Pulau Bulan, Provinsi Kepulauan Riau pada 2024 mendatang

“Uji coba ini memungkinkan kami untuk mempelajari dan meningkatkan sistem dan proses kami saat kami meningkatkan impor,” kata Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura Gan Kim Yong dalam pidatonya di acara Singapore International Energy Week sebagaimana dikutip Reuters, Senin (25/10/2021).

“Kami juga akan mengimpor berbagai jenis energi rendah karbon dari berbagai belahan dunia untuk mendiversifikasi sumber kami dan meningkatkan keamanan energi.”

Dalam tahapan tersebut, nantinya konsorsium yang dipimpin oleh perusahaan pembangkit listrik PacificLight Power akan menghubungkan pembangkit listrik tenaga surya di Pulau Bulan ke pembangkit listrik PacificLight Power yang berada di Singapura.

Nyatanya, Pulau Bulan tidak hanya menyimpan potensi kelistrikan. Pulau yang berada 2,5 km barat daya kota Batam itu juga menjadi pemasok daging babi yang besar ke Singapura.

Setiap harinya, terdapat 1.000 ekor babi yang diekspor dari Pulau Bulan menuju negara yang berada di depan kota Batam itu.

Menurut pemberitaan di situs Badan Karantina Pertanian Kementan, Kementan pernah melakukan seremoni pelepasan ekspor babi potong sebanyak 985 ekor atau senilai Rp 3,5 miliar tujuan Singapura.

BACA JUGA:

1.000 Ekor Babi per Hari Dikirim ke Singapura dari Pulau Bulan

“Ini maksud kami yang adalah potensi yang kita punya, ini menyerap ribuan pekerja, pendapatan peternak, devisa negara,” papar Agus Sunanto selaku Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani Barantan Kementan saat melepas ekspor babi di Instalasi Karantina Hewan Pulau Bulan, Kepulauan Karimun (2/10).

Sementara itu, kondisi kelistrikan Singapura tidak lepas dari campur tangan RI. Negara kota itu diketahui mendapatkan 60% pasokan gas alam dari Indonesia, tepatnya pipa gas West Natuna dan juga Sumatera Selatan (Sumsel). Gas sendiri meliputi 95% penggunaan listrik di negara itu. (RWH/CNBCINDONESIA)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
6PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!