1.000 Ekor Babi per Hari Dikirim ke Singapura dari Pulau Bulan

- Publisher

Minggu, 10 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengiriman Babi dari Pulau Bulan ke Singapura/Foto: Istimewa

Pengiriman Babi dari Pulau Bulan ke Singapura/Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kepala Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tanjungpinang Raden Nurcahyo Nugroho mengatakan ekspor babi dari Pulau Bulan, Batam, Kepulauan Riau, ke Singapura mencapai 1.000 ekor per hari.

“Ekspor masih rutin setiap hari, kecuali Kamis,” kata Kepala BKP Kelas II Tanjungpinang Raden Nurcahyo Nugroho, Sabtu 9 Oktober 2021.

BACA JUGA:  Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Raden menyebut ekspor babi tetap berjalan lancar meskipun dalam kondisi pandemi COVID-19.

Bahkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diterapkan di Kepri tidak berdampak terhadap kegiatan ekspor tersebut.

“Kami terus monitor ekspor babi ke Singapura, sejauh ini memang tak ada hambatan,” ujarnya.

Menurutnya ternak babi di Pulau Bulan jadi salah satu objek yang harus dilindungi keamanan dan kesehatannya, terutama dari virus flu babi Afrika atau ASF.

BACA JUGA:  Astaghfirullah, Ustaz di Tanjungpinang Ditangkap Polisi Karena Berbuat Cabul

Virus itu berpotensi dibawa oleh daging babi selundupan atau ilegal. Jika virus ASF sampai masuk ke sana, maka seluruh ternak babi terancam bisa mati semua.

Dia mencontohkan di Medan, pernah ratusan ribu ekor babi mati dan dibuang ke dalam sungai akibat terpapar virus ASF.

BACA JUGA:  Rahma Tunaikan Program Seragam Sekolah Gratis Tahun Kelima, Ada 7.410 Siswa Jadi Penerima

“Bisa luluh lantak, Itu sumber devisa negara,” ucapnya.

Untuk mencegah masuknya virus ASF itu, pihaknya rutin patroli dan melakukan pengawasan di pintu-pintu masuk pelabuhan dengan memeriksa barang bawaan penumpang. “Sampai sekarang belum terdeteksi,” ucap Raden. (ER/ANTARA)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru