DLH Tanjungpinang Olah Sampah Plastik Jadi Paving Blok

- Publisher

Kamis, 4 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Upaya mengurangi sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang olah sampah plastik jadi paving blok.

Kepala DLH Kota Tanjungpinang, Riono menjelaskan sampah yang diolah menjadi paving blok itu merupakan sampah plastik yang tidak lagi dipungut oleh pemulung dan tidak dibeli oleh bank sampah seperti kantong plastik.

“Kantong plastik itu sampai di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sana tidak ada yang mungut,” kata Riono. Rabu (3/10/2021).

BACA JUGA:  Sekdaprov Adi Ingatkan Mahasiswa Baru UMRAH Jaga Integritas dan Dukung Terwujudnya Kepri Permata Biru Nusantara

Menurutnya, sampah plastik itu lebih baik diolah menjadi barang bermanfaat. Proses olahannya, kantong kresek itu dilakukan dengan cara dipanaskan lalu mencair, kemudian dicampur dengan pasir terakhir dimasukkan kedalam cetakan.

“Itu sudah kita produksi sejak tiga minggu kemarin dan menghasilkan 400-500 paving blok,” sebut Riono.

Saat ini, kata Riono sedang dilakukan uji coba kekuatan tekanan paving blok. Akan dibandingkan kekutan antara paving blok yang terbuat dari semen dan terbuat dari campuran plastik dan pasir serta paving blok dengan bahan plastik saja.

BACA JUGA:  RSUD Tanjungpinang Alihkan Perawatan Pasien Non COVID ke Mes Pemda

Dari segi pembakaran, pihaknya juga tidak membeli karena sudah menggunakan gas metan dari sampah. Sehingga dalam proses produksi jauh lebih murah.

“Di Sei Ladi, Senggarang sekarang ada yang produksi alat, kalau sudah jadi nanti kami gandeng mereka,” katanya.

Kemudian, untuk pemasaran saat ini belum dibahas lebih jauh, Riono mengatakan, pihaknya sudah membicarakan dengan salah satu pihak yang akan menampung bila nantinya sudah diproduksi secara banyak.

BACA JUGA:  Jaga Ketahanan Pangan, Jalasenastri Cabang 5 Tanam Sayur Sawi Pokcoy

“Sudah kita komunikasikan dengan ketua Real Estate Indonesia (REI) Tanjungpinang, jika berjalan baik, maka kami produksi, REI yang nampung,” ucap dia.

Riono berharap upaya pengurangan sampah melalui paving blok itu berjalan dengan baik, permasalahan sampah bisa teratasi dengan baik,” tambahnya. (ET)

Berita Terkait

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:35 WIB

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Berita Terbaru