Empat Lokasi di Natuna Dilanda Banjir Setinggi 1,3 Meter

- Publisher

Jumat, 3 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat lokasi di Kabupaten Natuna Dilanda banjir yang diakibatkan intensitas tinggi dari curah hujan. Foto: ANTARA

Empat lokasi di Kabupaten Natuna Dilanda banjir yang diakibatkan intensitas tinggi dari curah hujan. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Tingkat intensitas hujan yang tinggi pada Kamis (2/12) siang, mengakibatkan empat lokasi di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dilanda banjir setinggi 1,3 meter.

Keempat lokasi tersebut, yakni di Jalan Sual, Jalan Sihotang, Jalan Air Lebai dan Jalan Air Lakon, Gang Pauh.

“Banjir terjadi sejak pukul 13.00 WIB sampai sekarang (malam hari),” kata Kepala Seksi Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Natuna, Elkadar Lismana, dilansir dari ANTARA.

BACA JUGA:  BBM Subsidi di Natuna Disorot, Bupati Cen Sui Lan Turun Tangan Libatkan APH

Elkadar menyebut banjir merendam belasan rumah warga, terutama yang berlokasi di pinggir jalan.

Sejumlah penghuni rumah yang terendam banjir, terpaksa harus mengungsi ke rumah keluarga atau tetangga yang tidak terkena dampak banjir.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Lantik 59 Pejabat untuk Percepatan Layanan Publik Bagi Masyarakat

“Aliran air dari gunung Natuna mengalir sangat deras, ditambah kondisi gorong-gorong kecil, sehingga tidak bisa menampung debit air hujan,” ujarnya.

Lanjutnya saat ini tim gabungan dari Bidang Penanggulangan Bencana Natuna dibantu TNI, Polri, dan masyarakat setempat masih berjibaku menangani banjir.

BACA JUGA:  Menteri Kelautan Beri Penghargaan Untuk Penjaga Laut Pemberani di Natuna

Sejauh ini tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan akibat banjir tersebut, namun warga terdampak banjir diprediksi mengalami kerugian materi.

“Kita bantu warga menyelamatkan harta benda dan mengevakuasi mereka ke tempat yang lebih aman. Selain itu, juga berupaya mencegah agar banjir tak makin meluas,” imbuhnya. (RS/ANTARA)

Berita Terkait

Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako
Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan
Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan
Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan
Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna
Prosesi Adat Melayu Warnai Penyambutan Pangkosek II di Lanud Raden Sadjad Natuna
Cen Sui Lan Serahkan Sertifikat dan TISKA kepada 25 Pramuka Natuna Peserta Jambore Nasional XII
Kemarau hingga 2027, Cen Sui Lan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla di Natuna
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna

Berita Terbaru