Sadis! Tolak Berhubungan Intim, Pria Ini Mutilasi Korbannya

- Publisher

Senin, 3 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekaman video sebelum pelaku memutilasi korban. Foto: MINEWS.ID

Rekaman video sebelum pelaku memutilasi korban. Foto: MINEWS.ID

INIKEPRI.COM – Seorang apoteker di negara Kazakhstan, secara tega memenggal kepala seorang mahasiswi desain busana dan merebus kepalanya di atas kompor. Bahkan, Ia juga mencabut gigi korban setelah memerkosanya.

Berdasarkan rekaman video, korban yang bernama Ayazhan Edilova pergi ke apartemen pelaku, Rakhmanberdi Torebekov, untuk mengukur setelan jasnya.

Torebekov kemudian membawa remaja itu ke lift di gedung apartemennya sebelum kemudian membunuhnya.

BACA JUGA:  Bejat! Ayah di Bintan Setubuhi Anak Tirinya Bertahun-tahun

Edilova yang berusia 19 tahun dengan polos mengikuti arahan Torebekov. Petaka dimulai ketika Edilova memasuki apartemen pelaku yang kemudian memperkosa dan membunuhnya setelah korban menolak berhubungan seksual, demikian laporan penyidik.

“Torebekov kemudian memotong-motong tubuhnya, memenggal kepalanya, dan mencabut setiap kuku serta giginya untuk menyembunyikan jejak pembunuhan,” kata pengadilan, melansir English Times UK, menambahkan bahwa kepala remaja itu dipenggal dan polisi menemukannya di dalam panci setelah direbus

BACA JUGA:  Arab Saudi Izinkan Warganya Bepergian ke Luar Negeri

“Ketika kami melihat foto-foto bagian tubuh, kami melihat bahwa, setiap gigi dicabut dan semua tubuh korban dimasukkan ke dalam kantong plastik terpisah,” kata Almat Mulikov.

Akibat aksi bejatnya, Torebekov terancam hukuman 25 tahun penjara. Namun, keluarga korban menuntut agar pelaku yang mereka sebut sebagai maniak kejahatan dipenjara seumur hidup.

Torebekov yang digambarkan sebagai apoteker handal itu mencoba menggorok lehernya sendiri, ketika kekasihnya membunyikan alarm. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit dan mengaku telah memutilasi Edilova dan membuang bagian tubuh korban di berbagai tempat sampah di sekitar kota Almaty.

BACA JUGA:  'Kamu Cantik', Modus Seorang Ayah di Anambas Gagahi Anak Tiri

Selain divonis 25 tahun penjara, Torebekov juga dijatuhi hukuman berupa denda sebesar 34 ribu Poundsterling atau sekitar 655 miliar Rupiah sebagai kompensasi kepada keluarga korban. (RBP/MINEWS)

Berita Terkait

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka
Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup
Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Berita Terbaru