Duh! Varian Deltacron Muncul, Ini Negara Pertama Kali Ditemukan

- Publisher

Senin, 10 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi virus COVID-19. Foto: PIXABAY

Ilustrasi virus COVID-19. Foto: PIXABAY

INIKEPRI.COM – Varian baru virus COVID-19 kembali ditemukan. Varian ini disebut deltacron, gabungan antara varian delta dan omicron. Siprus menjadi negara pertama yang kali menemukan adanya varian baru ini.

Menurut peneliti yang menemukan varian ini, dinamakan deltacron karena secara genetik mirip dengan omicron, sedangkan secara genom lebih mirip delta.

“Kita akan melihat di masa depan apakah strain ini lebih patologis atau lebih menular atau apakah akan menang melawan dua strain dominan, delta dan omicron,” kata Leondios Kostrikis, profesor ilmu biologi di Universitas Siprus, dikutip dari CNBC International, Minggu (9/1/2022).

BACA JUGA:  Konflik Palestina-Israel, Indonesia Sampaikan Keprihatinan

Hingga saat ini Kostrikis dan timnya telah menemukan 25 kasus deltacron ini di Siprus. Namun namun masih terlalu dini untuk menyebut apakah jumlah kasus ini lebih banyak oleh varian ini atau menyebut jika varian ini lebih berbahaya atau tidak.

BACA JUGA:  Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Kini para peneliti ini telah mengirimkan data yang mereka miliki ke GISAID, database internasional yang melacak virus.

Munculnya varian deltacron di saat penyebaran omicron sedang tinggi di seluruh dunia.

BACA JUGA:  Rusuh di India Meluas, Pemerintah Tutup Akses Internet dan Blokir Media Sosial

Penyebaran omicron yang memiliki karakteristik sangat cepat ini telah menyebabkan meningkatnya penyebaran kasus baru di banyaj negara di dunia.

Di Indonesia, mengacu pada data Kementerian Kesehatan per Jumat (7/1/2021), telah terdapat 318 kasus akibat varian omicron ini. Sebanyak 295 kasus impor dan 23 kasus transmisi lokal. (RBP/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:33 WIB

AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Berita Terbaru