1 Warga Karimun Terpapar Omicron, Total 6 Orang di Kepri

INIKEPRI.COM – Enam warga Kepulauan Riau dilaporkan terinfeksi virus COVID-19 varian Omicron.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan lima dari enam orang yang terinfeksi Omicron merupakan warga Kota Batam, sementara satu orang lainnya warga Kabupaten Karimun.

Satu dari lima orang warga Batam terinfeksi Omicron setelah melakukan kegiatan di Bintan baru-baru ini. Empat orang lainnya, terinfeksi Omicron setelah melakukan perjalanan keluar daerah.

Sementara seorang warga Karimun terinfeksi Omicron setelah melakukan perjalanan luar negeri.

“Kami informasikan kepada publik bahwa Omicron sudah menginfeksi warga lokal sehingga perlu diwaspadai dengan tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan. Namun tidak perlu panik,” ujar dia di Tanjungpinang, Kamis 27 Januari 2022.

Tjetjep mengatakan Omicron menginfeksi warga Kepri sudah diprediksi sejak bulan Desember 2021 karena mobilitas penduduk yang tinggi.

Tim kesehatan di Laboraturium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes di Batam sudah mampu mendeteksi Omicron melalui peralatan kesehatan.

“Beberapa pekan lalu Omicron masuk Batam dibawa oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI). Namun ini tidak meluas karena ditangani secara maksimal,” ucapnya.

Saat ini, jumlah kasus aktif COVID-19 di Kepri sebanyak 43 orang, meningkat dibanding sehari yang lalu 34 orang.

Kasus aktif COVID-19 di wilayah itu tersebar di Batam 24 orang, Tanjungpinang delapan orang, Bintan empat orang, Karimun dua orang dan Natuna lima orang.

Ia mengemukakan sampai sekarang belum ada laporan apakah pasien baru tersebut terinfeksi Omicron atau tidak. “Kami masih menunggu hasil penelitian laboratorium Kemenkes,” ujarnya. (RBP/ANTARA)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!