Warga Merlion Square Minta Gelper ‘Spur Game’ Ditutup

- Publisher

Selasa, 8 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spur Game, perjudian berkedok gelanggang permainan yang meresahkan warga Merlion Square, Batam. Foto: Dokumentasi Warga

Spur Game, perjudian berkedok gelanggang permainan yang meresahkan warga Merlion Square, Batam. Foto: Dokumentasi Warga

INIKEPRI.COM – Warga perumahan Merlion Square, Batuaji, Kota Batam, menolak keberadaan perjudian berkedok gelanggang permainan (Gelper), Spur Game, di lokasi pemukiman mereka.

Zaparin, ketua RT 02 RW 20 mengatakan, keberadaan Spur Game sudah sangat meresahkan warga pemukiman.

“Lokasinya berada di pemukiman dan sangat dekat dengan sekolah. Ini jelas merusak moral dan memiskinkan masyarakat kalangan menengah bawah,” kata Zaparin kepada INIKEPRI.COM, Selasa 8 Februari 2022.

BACA JUGA:  Mantap! Polsek Sagulung Kembalikan Sepeda Motor Curian Kepada Pemilik Sah

Atas nama warga, lanjut Zaparin, meminta pihak pemangku kepentingan dapat menindaklanjuti persoalan ini.

“Kami meminta kepada Pemerintah Kota Batam untuk segera ambil tindakan melakukan penertiban kepada pelaku usaha yang melanggar, kami juga berharap Polresta Barelang melakukan penyisiran terhadap seluruh Gelper yang terindikasi praktik perjudian. Warga meminta Spur Game ditutup,” tegasnya.

BACA JUGA:  Rumah di Batam Masuk Nominasi 20 Karya Arsitektur Terbaik di Dunia

Senada hal itu, Syafrizon, tokoh masyarakat perumahan Merlion Square, juga mengecam keberadaan Spur Game.

“Tentunya kami atas nama tokoh masyarakat Merlion Square, mengecam keberadaan Spur Game. Ini banyak pengaruh negatif di lingkungan kita. Tingkat kriminalitas juga meninggi dengan adanya keberadaan Gelper ini. Apalagi banyak juga dari pemain itu yang minum-minum di lokasi tersebut dan Spur Game ini buka hingga dinihari, sangat mengkhawatirkan keberadaannya,” kata Syafrizon.

BACA JUGA:  Dalam 10 Hari Terakhir, Batam Nihil Kasus Kematian COVID-19

Dari penelusuran INIKEPRI.COM, diketahui juga, Spur Game tidak pernah meminta izin oleh perangkat warga di pemukiman tersebut. Diduga, pengelola Spur Game ini dulunya meminta izin untuk pasar kaget yang kemudian disalahgunakan. (RBP)

Berita Terkait

Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan
Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam
232 SPPG di Kepri Layani 540 Ribu Penerima Manfaat, 9 Dapur Sempat Disetop Sementara
Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama
BMKG: Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami
BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar
Ringankan Beban Warga, Pemko Batam Gratiskan PBB untuk Rumah Hingga Rp120 Juta

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:30 WIB

Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan

Senin, 4 Mei 2026 - 07:14 WIB

Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:24 WIB

Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:00 WIB

BMKG: Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:36 WIB

Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami

Berita Terbaru