Mau ke Tanjungpinang? Syarat Vaksinasi Penguat Sudah Berlaku Lho

- Publisher

Kamis, 7 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Foto: Istimewa

Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kebijakan vaksinasi penguat atau booster sebagai syarat perjalanan antarpulau sudah berlaku di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Hal itu dinyatakan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjungpinang. Koordinator Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemologi KKP Tanjungpinang Nolita Sesphana, mengatakan, kebijakan itu sesuai dengan surat edaran (SE) Kasatgas Nomor 16 Tahun 2022 tentang syarat perjalanan domestik dengan moda transportasi udara, laut, darat, kereta api maupun kendaraan pribadi.

BACA JUGA:  Nelayan di perbatasan Malaysia-Singapura Harus Waspadai Cuaca Ekstrem

“Calon penumpang pelabuhan SBP, sudah mulai diperiksa di pintu keberangkatan,” katanya dilansir dari ANTARA, Rabu 6 April 2022.
​​​​
Nolita menyebut berdasarkan SE tersebut, pelaku perjalanan yang sudah divaksin penguat, tak perlu lagi melakukan tes COVID-19, baik antigen maupun PCR.

Sementara pelaku perjalanan yang sudah divaksin dua dosis, wajib menunjukkan hasil negatif COVID-19 tes antigen (1×24 jam) atau PCR (3×24 jam).

Sedangkan penerima vaksin dosis pertama, wajib menunjukkan negatif COVID-19 tes PCR (3×24 jam).

BACA JUGA:  ASN Pemko Tanjungpinang Berkurban 49 Hewan Kurban, Plt. Wako Rahma Satu Ekor Sapi

“Untuk orang yang belum vaksin sama sekali karena kondisi khusus, harus menunjukkan hasil negatif tes PCR (3×24 jam) serta melampirkan surat dokter,” ujar Nolita.

Pihaknya juga menyiapkan layanan vaksinasi penguat di pelabuhan SBP Tanjungpinang sejak sebelum masuk bulan Ramadhan 1443 Hijriah. Layanan vaksin memang diperuntukkan bagi masyarakat yang belum divaksin penguat, dan tidak terkecuali vaksin dosis pertama dan kedua.

BACA JUGA:  Bill Gates: Dunia Akan Diserbu Wabah 10 Kali Lipat Lebih Ganas dari COVID-19

Kendati demikian, menurutnya, beberapa hari terakhir layanan vaksinasi penguat dihentikan karena minimnya minat masyarakat divaksin. Padahal pada hari pertama dibuka, jumlah masyarakat divaksin penguat mencapai ratusan orang, namun hari-hari berikutnya turun drastis menjadi 10 orang bahkan tak ada sama sekali.

“Tapi besok, Kamis (7/4), kita mulai gelar lagi vaksinasi penguat. Mudah-mudahan antusiasme masyarakat tinggi, seiring penerapan vaksin penguat sebagai syarat mudik Idul Fitri 1443 Hijriah,” demikian Nolita. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terbaru