Jelang Lebaran, Warga Tanjungpinang Mulai Berburu Minuman Kaleng

- Publisher

Rabu, 27 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Lebaran, Warga Tanjungpinang Mulai Berburu Minuman Kaleng. Foto: ANTARA

Jelang Lebaran, Warga Tanjungpinang Mulai Berburu Minuman Kaleng. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Menjelang Idul Fitri 1443 Hijriah, warga Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mulai berburu minuman kemasan kaleng.

Romlah, salah seorang warga, di Tanjungpinang, Selasa 26 April 2022, membeli dua kardus minuman kaleng tanpa soda setelah dua kali Lebaran sebelumnya tidak membeli minuman tersebut.

Biasanya, tetangga dan bos di tempat kerjanya juga memberi minuman kaleng tersebut. Namun, sejak Idul Fitri 2020 mereka tidak memberi minuman kaleng itu.

“Tahun ini pun belum ada minuman kaleng pemberian tetangga maupun dari bos. Saya beli saja dua kardus minuman kaleng itu untuk para tamu. Satu kardus harganya Rp98.000/kardus,” katanya yang bekerja di toko bangunan.

BACA JUGA:  Nelayan Tanjungpinang Terima Bantuan Kapal Pompong

Ani, warga lainnya, yang tinggal di Batu 9, juga membeli minuman kaleng di salah satu swalayan di Tanjungpinang.

“Saya beli satu kardus yang pakai soda. Soalnya di rumah sudah ada dua kardus minuman yang tidak bersoda, pemberian tetangga,” ucapnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan minuman kaleng yang disajikan untuk tamu yang datang ke rumah saat Lebaran merupakan tradisi yang dilakukan sejak dahulu.

Tradisi minuman kaleng berdampak positif terhadap kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat.

BACA JUGA:  HKN ke-57, Rahma Apresiasi Dedikasi Nakes, TNI, Polri, dan Masyarakat Tangani Pandemi COVID-19

“Sekarang tradisi air kaleng kembali marak setelah dua kali Lebaran warga tidak menerima tamu saat Lebaran untuk mencegah penularan COVID-19,” katanya.

Tokoh masyarakat etnis Tionghoa, Bobby Jayanto, mengatakan tradisi minuman kaleng dapat meningkatkan tali silaturahim antarsesama umat Muslim, dan juga warga dari agama lainnya dengan umat Muslim.

Menjelang Lebaran, biasanya warga dari agama selain Islam memberi minuman kaleng kepada tetangganya yang merayakan Idul Fitri. Kemudian menjelang Imlek, Natal dan Tahun Baru, umat Islam memberi bingkisan berupa minuman kaleng kepada tetangga atau teman-temannya.

BACA JUGA:  Tutup Kegiatan Semarak Museum Dihatiku, Endang: Salah Satu Bentuk Pelestarian Budaya Melayu

“Biasanya, pengusaha juga memberi bingkisan minuman kaleng kepada rekan-rekannya,” ucapnya, yang lahir di Tanjungpinang.

Menurut dia, tradisi minuman kaleng tidak ditemukan di provinsi lain. Tradisi minuman kaleng ini, ketika ia masih kecil, belum ada.

“Waktu saya kecil, kalau bertamu ke rumah tetangga yang merayakan Idul Fitri, belum ada minuman kaleng, melainkan minuman soda kemasan botol. Kemudian, berganti menjadi induk air sirup setelah botol sulit dicari. Setelah 15-20 tahun lalu itu mungkin baru lahir tradisi minuman kaleng,” kata Ketua Komisi I DPRD Kepri itu. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:36 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Berita Terbaru