Mengenal Darul Arqam, Ajaran yang Disebut Menyimpang

- Publisher

Jumat, 13 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Keluarga Gen Halilintar belum lama ini ramai diperbincangkan di media sosial khususnya Twitter dan TikTok. Musababnya, sosok ayah Atta Halilintar, Halilintar Anofial Asmid diduga terlibat sebagai pengikut dari aliran sesat, Darul Arqam.

Darul Arqam merupakan organisasi terlarang yang didirikan oleh Syekh Ashaari atau Abuya yang berpusat di Malaysia pada 1968.

Organisasi tersebut dianggap telah menyebarkan ajaran sesat yang bertentangan dengan syariat Islam, lebih dari 100 ribu orang bergabung dan tersebar di ASEAN, termasuk Indonesia.

Organisasi terlarang ini tidak diakui dan sudah diblacklist di Indonesia dan Malaysia. Sang pendiri, Abuya Ashaari mengakui dirinya sebagai Bani Tamim atau pendamping Imam Mahdi.

BACA JUGA:  Ciptakan SDM Unggul Sektor Pariwisata, Pemda Harus Dukung Pengelolaan BLK

Darul Arqam sendiri menganjurkan jemaahnya untuk berbisnis sesuai syariat demi mensucikan diri kepada Tuhan dengan menyumbangkan harta yang dimiliki. Para pengikut yang memiliki penghasilan tetap, harus bersedia dipotong gaji hingga 10 persen setiap bulan, bahkan lebih.

Tujuan ajarannya yaitu: Melalui proses pendidikan hati atau jiwa sufi, lahir sifat-sifat dermawan di kalangan mereka, sehingga orang-orang kaya menjadi ‘bank’ bagi yang memerlukan.

Darul Arqam Disebut Menyebarkan Ajaran Sesat

BACA JUGA:  Kemenkes Tegas: RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara, Perlindungan Berlaku 3 Bulan

Ajaran Darul Arqam telah nyata menyimpang dari dasar akidah Islam. Berikut kesesatan-kesesatan Darul Arqam yang dikutip dari berbagai sumber:

  1. Abuya Ashaari menyatakan bahwa dirinya adalah PuteraBani Tamim atau pendamping Imam Mahdi.
  2. Abuya mengaku pernah berdialog dengan Nabi Muhammad SAW. Ia meyakini gurunya, Syeikh Syuhaimi yang sudah wafat asal Wonosobo, adalah Imam Mahdi, dan Ashaari adalah penerus Syuhaimi.
  3. Abuya diyakini memiliki ilmu laduni (ilmu yang didapatkan langsung dari Allah SWT). Dan para pengikutnya menyakini bahwa Abuya adalah tafsir Al-Qur’an dan As-Sunnah yang bergerak.
  4. Mereka menambahkan dua kalimat syahadat. Selain kalimat syahadat kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka menambahkan dengan kalimat syahadat kepada Abu Bakr, ‘Umar, Utsman, ‘Ali dan kepada Muhammad bin Abdillah As-Suhaimi dan menyatakan bahwa dia adalah Imam Mahdi.
  5. Mereka mensyaratkan untuk menjadi orang yang bertakwa harus dibimbing oleh seorang mursyid (pembimbing). Dalam hal ini yang mereka maksud dengan mursyid adalah Abuya Ashaari.
  6. Abuya membuat ramalan-ramalan, jadwal Tuhan dan lain sebagainya. Tak heran jika sebagian pengikutnya sangat sering bertanya kepadanya tentang apa yang akan terjadi di masa depan.
BACA JUGA:  Indonesia-Malaysia Satu Suara soal Palestina hingga Stabilitas Kawasan

(RP/MINEWS)

Berita Terkait

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:03 WIB

MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:03 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 16:03 WIB

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Berita Terbaru