3 Ton Emas Senilai Rp 2,9 T Terlantar di Swiss, Punya Siapa?

- Publisher

Jumat, 24 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sejak Rusia menyerang Ukraina pada Februari lalu, Swiss sudah berhenti membeli emas dari negara Vladimir Putin itu.

Akan tetapi pada Mei kemarin, tiga ton emas dikirim dari Rusia ke Swiss. Ini merupakan pengiriman pertama sejak tiga bulan terakhir.

BACA JUGA:  Ka'bah Dicuci Hari ini, Dipimpin Gubernur Mekkah

Otoritas Bea Cukai Swiss membenarkan hal itu. Emas dikirim ke Swiss melalui Inggris.

“Pada Mei 2022, sekitar tiga ton emas dari Rusia diimpor dari Inggris ke Swiss, senilai 194 franc Swiss atau sekitar US$ 202 juta (Rp 2,9 trilliun),” kata juru bicara kepabeanan setempat kepada AFP, Kamis (23/6/2022).

BACA JUGA:  Rusia Pertimbangkan Gunakan Sistem Perbankan Syariah

BACA JUGA:

BACA JUGA:  Corona Belum Usai, Muncul Lagi Virus Baru Yang Lebih Mematikan dari China

Masker Bertabur Emas 108 Gram, Senilai Rp 109 Juta

Perlu diketahui, Swiss memang memberlakukan sanksi pada Rusia karena serangan ke Ukraina. Namun hukuman untuk pembelian emas, sejauh ini belum ada.

Berita Terkait

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 07:45 WIB

Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:40 WIB

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru