Dimulai dari Jateng, PROJO Gelar Musyawarah Rakyat Mencari Penerus Jokowi

INIKEPRI.COM – Mulai 27 Agustus 2022 hingga Maret 2023, DPP PROJO akan menggelar Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) untuk menentukan capres-cawapres yang akan didukung pada Pemilu 2024.

Agenda ini bertema ‘Mencari Pemimpin Rakyat, Melanjutkan Agenda Kerakyatan’.

Penanggung Jawab Musra Indonesia Budi Arie Setiadi mengatakan, musra tersebut menjadi amanat Jokowi sebagaimana disampaikan dalam Rakernas PROJO di Magelang pada 21 Mei 2022 lalu.

BACA JUGA:

Ketua Umum PROJO: Duet Ganjar-Anies Sudah Disetor Surya Paloh ke Jokowi

Soal 2024 di Rakernas PROJO, Charta Politika Sebut Kode Jokowi Mengarah ke Ganjar

Musra PROJO, kata Budi, akan dilaksanakan secara transparan dan terbuka. Ia menjamin rakyat berpartisipasi dan dapat menyampaikan aspirasinya.

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, Presiden Jokowi, Sekjen Projo Handoko, dan Bendahara Umum Projo Panel Barus (kiri ke kanan). Foto:Dok. PROJO

“Ini perintah Pak Joko Widodo kepada kami semua, di Magelang Pak Jokowi bilang coba serap lagi aspirasi rakyat, dengar dan gali lagi. Kita merumuskan instruksi tersebut dengan membuat Musra ini,” kata Ketum PROJO ini dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Rabu (29/6).

Sementara itu, Ketua Pelaksana Musra Indonesia Panel Barus menjelaskan teknis Musra yang digelar di 34 Provinsi.

“Pertama kali kita luncurkan musra 1 di stadion Manahan Solo, kemungkinan dan ini adalah Musra Jateng, Jateng pertama. Kotanya kita pilih Solo, baru nanti bergulir di provinsi-provinsi lain,” ungkap Panel yang juga Bendahara Umum DPP PROJO tersebut.

“Kedua kita selenggarakan di Makassar, ketiga di Medan dan seterusnya. Sampai nanti pada akhirnya di awal Maret 2023 kita akan selesaikan putaran musra di Jakarta,” imbuhnya.

Panel menerangkan, akan ada tiga sesi dalam musra. Pertama bertema agenda kebangsaan dan program prioritas harapan rakyat.

“Nanti ada panelis tentunya untuk memantik diskusi. Kita kasih waktu bicara lalu setelah panelis berbicara baru kita kasi kesempatan seluruh rakyat yang hadir untuk ikut bersuara dalam interval waktu yang nanti kita tentukan berapa banyak,” beber Panel.

Sesi kedua bertema karakteristik kepemimpinan harapan rakyat. Sesi terakhir bertema nama-nama capres dan cawapres yang menjadi dambaan rakyat.

BACA JUGA:

PROJO: Kami Tegak Lurus ikut Komando Jokowi

Tak semua rakyat bisa berbicara karena batasan waktu, sehingga di musra akan dilakukan e-voting. Setiap hasil musra akan ditayangkan di videotron di setiap Provinsi. (DI/KUMPARAN)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!