Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2022, Pelaut Bisa Dapat Sertifikat BST KLM Gratis

- Publisher

Sabtu, 30 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Distrik Navigasi Kelas 1 Tanjungpinang bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran Banten membuka kesempatan bagi masyarakat yang berprofesi pekerja pelaut di Tanjungpinang untuk mendapatkan Sertifikat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM). Foto: Istimewa

Distrik Navigasi Kelas 1 Tanjungpinang bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran Banten membuka kesempatan bagi masyarakat yang berprofesi pekerja pelaut di Tanjungpinang untuk mendapatkan Sertifikat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM). Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Distrik Navigasi Kelas 1 Tanjungpinang bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran Banten membuka kesempatan bagi masyarakat yang berprofesi pekerja pelaut di Tanjungpinang untuk mendapatkan Sertifikat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM).

Ketua Koperasi Mercu Segara Distrik Navigasi Kelas 1 Tanjungpinang, Erdi Surya menjelaskan bahwa ada dana pemerintah yang dikucurkan lewat politeknik pelayaran Banten yang bisa dimanfaatkan masyarakat Tanjungpinang untuk mendapatkan sertifikat BST KLM.

Sertifikat BST KLM ini, kata dia, adalah sertifikat dasar untuk bekerja di kapal nelayan, niaga, pompong, maupun kapal tradisional agar masyarakat yang bekerja di bidangnya punya sertifikasi.

BACA JUGA:

Dinsos Tanjungpinang Mengalihkan Perawatan Dua Lansia ke Rumah Bahagia KSK

2 Kasus Baru Muncul di Tanjungpinang, 1 Orang Meninggal Dunia di Batam karena COVID-19

BACA JUGA:  Forum Anak Kota Tanjungpinang Raih Dua Penghargaan DAFA Award 2020

“Jadi, bagaimana membawa motor boat yang tentunya di dalam kendaraan yang dibawa ini bisa ada nyawa manusia atau barang, yang diharapkan selamat sampai tujuan,” kata Erdi usai pertemuan dengan Wali Kota Tanjungpinang, Rahma di rumah dinasnya, Jumat (29/7/2022).

Dengan mendapatkan sertifikat ini, lanjutnya, andaikata terjadi sesuatu hal dalam kendaraan yang dibawanya, mereka tau cara penanganan yang pas, bagaimana menyelamatkan nyawa, begitu juga barang yang ada didalam boat yang dimilikinya.

Karena, program ini ada anggaran dan kuotanya masih ada, maka kepala distrik memerintahkan ketemu wali kota, lalu melalui dinas perhubungan atau kelurahan bisa mendata warganya yang kira-kira bisa diiutsertakan dalam diklat ini.

“Alhamdulillah, tanggapan ibu wali kota tadi, akan sesegera mungkin memerintahkan jajarannya di bawah untuk mendata, paling tidak untuk tahap pertama ini bisa kita laksanakan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Rahma Resmikan Gedung Baru RA Al Madinah

Untuk program ini, Erdi menyebut se Indonesia itu ada kuota sebanyak 2.000 orang. Bila, di Tanjungpinang bisa melaksanakan 100 peserta bisa kita laksanakan. Lantas, kalau memang dibutuhkan lagi lebih dari 100 peserta, kita bisa upayakan dipenuhi dari Politeknik Banten.

“Kita masih punya waktu beberapa bulan lagi sampai akhir anggaran 2022 pada Desember nanti. Jadi, kami tunggu data dari dishub untuk kami segera proses supaya diklat berjalan,” ucapnya.

Diklat ini nanti, akan dilaksanakan selama tiga hari, dua hari peserta mendapatkan materi dan seharinya itu praktek. Semua akomodasi ditanggung Politeknik Banten, jadi tidak ada membebani anggaran daerah.

“Ini gratis, peserta akan mendapatkan sertifikat yang dikeluarkan Politeknik Banten dan semua yang dibutuhkan juga ditanggung. Jadi, jangan sampai kita melepaskan peluang ini untuk masyarakat Tanjungpinang,” ucapnya.

BACA JUGA:  Berkat Cen Sui Lan, 8 Ruas Jalan di Tanjungpinang Dibangun

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, Hantoni mengatakan pihaknya telah memiliki data penambang di 4 trayek yakni penyengat, pelantar I, II, dan KUD.

“Jadi, empat trayek ini yang sudah kita data itu ada sekitar 300 orang. Soal program ini akan kita informasikan ke para penambang yang ingin mengikuti diklat ini,” ucapnya.

Menurutnya, diklat pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan ketrampilan dan keahlian bidang kepelautan ini sangat dibutuhkan masyarakat.

“Sebab, jika mereka sudah memiliki sertifikat BST KLM ini, tentu akan lebih mudah mendapatkan peluang pekerjaan di bidang pelayaran,” tuturnya. (RP)

Berita Terkait

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Berita Terbaru