Singapura Tertular Virus Cacar Monyet, KKP Antisipasi Masuk ke Pulau Bintan

- Publisher

Selasa, 2 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pasca sejumlah warga negara Singapura terdeteksi tertular virus cacar monyet, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berupaya mengantisipasi virus tersebut untuk dapat ditolak masuk ke Pulau Bintan (Kabupaten Bintan dan Tanjungpinang).

Kepala KKP Tanjungpinang Agus Jamaludin dilansir dari ANTARA, Senin (1/8) menjelaskan, upaya yang dilakukan yakni meningkatkan pengawasan di pelabuhan domestik maupun internasional.

Selain itu, pihak KKP Tanjungpinang juga berupaya melibatkan partisipasi publik, terutama agen kapal, awak kapal dan penjual tiket dan petugas di pelabuhan untuk memberikan informasi secara cepat kepada petugas KKP seandainya menemukan orang-orang yang dicurigai tertular virus itu.

BACA JUGA:  Kukuhkan Paskibraka, Pj Wako Andri Rizal: Semoga Dapat Diterapkan dan Diamalkan Dalam Kehidupan Bermasyarakat

BACA JUGA:

Cacar Monyet Ditemukan di Singapura, Pertama di ASEAN

Ini Cara Menghindari Virus Cacar Monyet

Ciri-ciri orang yang tertular virus itu antara lain demam dan ada ruam di kulitnya. Petugas akan melakukan tindakan awal yakni mengisolasi orang yang memiliki ciri-ciri tersebut agar tidak kontak dengan orang lain.

“Bintik-bintik merah itu lama-kelamaan membesar, dan berisi air yang mengandung virus. Kemudian air itu menjadi nana,” katanya.

Ia menjelaskan akses Tanjungpinang-Singapura sejak Maret 2022 telah dibuka, termasuk Bintan-Singapura sehingga masyarakat juga harus tingkatkan kewaspadaan.

Di pelabuhan, kata dia, petugas tetap mengukur suhu penumpang dari atau yang akan berangkat ke Singapura. Penumpang dengan suhu tinggi atau di atas 38 derajat celcius dilarang untuk berangkat.

BACA JUGA:  20 Usulan Kegiatan Disampaikan di Musrenbang Kecamatan Tanjungpinang Kota

BACA JUGA:

Mengenal Cacar Monyet, Penyakit Menular Bisa Lewat Hubungan Seks

“Upaya antisipasi juga kami lakukan melalui peningkatan pemahaman terhadap virus itu, termasuk tips agar tidak tertular virus itu,” katanya.

Ia menjelaskan virus cacar monyet yang dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian dunia sampai sekarang belum masuk ke Indonesia, termasuk Kepri. Namun upaya antisipasi wajib dilakukan tanpa perasaan panik.

Upaya antisipasi yang dapat dilakukan yakni menerapkan pola hidup sehat, dan rajin-rajin membersihkan tangan dengan sabun. Pelularan virus cacar monyet melalui kontak kulit, berbeda dengan penularan COVID-19 melalui udara.

BACA JUGA:  Tiga KEK di Kepri Serap 50 Ribu Tenaga Kerja

Pakaian yang sudah digunakan dari luar rumah sebaiknya tidak digunakan di dalam rumah. Selain itu, tidak menggunakan baju atau celana milik orang lain karena potensial dapat tertular virus itu seandainya pakaian tersebut telah digunakan oleh orang yang tertular virus cacar monyet.

“Kalau kita kontak dengan orang yang tertular virus cacar monyet baru nampak tanda-tandanya setelah 13 hari. Kalau kita lihat orang yang tertular virus ini, tampak jelas virus ini ganas, tetapi terlalu mematikan,” demikian Agus Jamaludin. (RP/ANTARA)

Berita Terkait

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online
Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026
Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026
Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:54 WIB

Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:08 WIB

Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:01 WIB

Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online

Berita Terbaru