Budayawan Melayu Kepri Hibahkan Buku Karangannya ke Perpustakaan Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Budayawan Melayu dari Kepulauan Riau Abdul Kadir Ibrahim menghibahkan 10 judul buku karyanya kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang.

Penyerahan dilakukan langsung oleh pengarang kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang Wan Samsi, di kantor Jalan Ahmad Yani, Rabu (10/8/2022).

BACA JUGA:

Nakes di Tanjungpinang Mulai Diberi Vaksin Booster Dosis Kedua

Adapun buku-buku yang dihibahkan yakni Karpet Merah Wakil Presiden (kumpulan cerpen, 2 buah), Harta Karun (cerita anak 4 buah), Tanjung Perempuan (kumpulan cerpen, 5 buah), Cinta Menggelora kepada Nabi Muhammad (kumpulan puisi, 2 buah), Memburu Kasih Perempuan Sampan (novel, 5 buah).

Kemudian Jikalau Laut Dinyalakan (kumpulan puisi, 5 buah), Kartini & Aisyah Cinta Sekian Mendalam (esai, 4 buah), Tanah Air Bahasa Indonesia (esai, 2 buah), Politik Melayu (esai, 2 buah) dan Nadi Hang Tuah (kumpulan puisi, 2 buah).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Tanjungpinang Wan Samsi menyampaikan terima kasih karena sudah berkenan menghibahkan buku karya sendiri untuk Dinas Perpustakaan dan Arsip.

“Buku-buku yang dihibahkan oleh sastrawan dan juga budayawan Melayu, Akib, dapat menjadi bacaan untuk menggairahkan minat baca para pengunjung perpustakaan. Mudahan nanti dapat semakin semarak kegiatan literasi,” kata Wan Samsi.

BACA JUGA:

Delapan Warga Tanjungpinang Meninggal Akibat HIV

Sementara Akib sapaan akrab Abdul Kadir Ibrahim mengatakan, hibah buku karya-karyanya itu sebagai ikhtiar untuk menambah koleksi buku di perpustakaan.

“Mudahan buku-buku saya itu dapat dimanfaatkan oleh siapa saja yang suka membaca. Juga dapat dijadikan objek penelitian dan pengkajian oleh mahasiswa di Kota Tanjungpinang,” Ujarnya.

Akib juga menjelaskan, pada waktu Tamrin Dahlan memimpin Dinas Perpustakaan dan Arsip, ia sudah menghibahkan lebih 50 judul buku dari beragam tulisan dan sejumlah pengarang.

“Berbicara buku, maka pada hakikatnya kita bicara tentang inti teras kemampuan manusia, yakni akal pikiran. Dengan akal pikiranlah orang bisa menulis,” ucapnya.

Dengan menghibahkan buku-buku, tambah Ketua Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Kepulauan Riau itu, berarti sudah menghibahkan bagian esensial dari khazanah ilmu pengetahuan.

“Ikut memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Cerdas dengan berbudaya, berilmu dan beradab,” ujarnya.

Lantas Akib mengajak para pihak dan masyarakat luas untuk terpanggil dan tertarik dalam menyemarakkan dunia tulis baca, laman literasi, khazanah karang-mengarang untuk keadaban generasi bangsa.

Menulis dan seluruh rangkaiannya sehingga terbit buku adalah investasi yang besar manfaatnya untuk Indonesia.

“Menulislah, sebelum orang lain menulis hanya sebuah nama kita di batu nisan,” imbuhnya. (RBP)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!