Neta berharap Polri juga bisa menerapkan proses hukum yang transparan dalam menguak kasus LGBT di kepolisian.
Menurut Neta, jika Polri bersikap transparan membuka persoalan LGBT di internalnya agar bisa diselesaikan, terutama mengenai Brigjen E dan belasan polisi lainnya yang sempat ditahan di Propam Polri. (DI/BERITASUBANG)

















