Warga Kepri ke Singapura Diimbau untuk Terapkan Prokes

- Admin

Minggu, 30 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singapura. Foto: Istimewa

Singapura. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana mengimbau agar warga yang berkunjung ke Singapura untuk menerapkan protokol kesehatan.

Saat ini, kata dia, jumlah warga Singapura yang tertular Omicron XBB, subvarian COVID-19 mencapai 6.000 -7.000 orang setiap hari.

Karena itu, warga Kepri yang berkunjung ke Singapura harus menggunakan masker, rajin membersihkan tangan dan menjaga jarak saat berada di tempat keramaian.

“Kami tidak bisa membatasi warga Kepri untuk ke Singapura. Namun disiplin pribadi menerapkan prokes harus dilakukan agar kita tidak tertular COVID-19,” kata Tjetjep di Tanjungpinang, dilansir dari ANTARA, Sabtu 29 Oktober 2022.

Baca Juga :  Plus Minus Rapid Test Antigen Menurut Para Ahli

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri itu mengemukakan, warga Singapura tidak diwajibkan menggunakan masker saat berada di luar ruangan. Sementara orang yang tertular Omicron XBB sulit terdeteksi, kecuali yang memiliki gejala.

BACA JUGA :

Singapura Mulai Pertimbangkan Beri Izin Warga Konsumsi Jangkrik dan Kumbang

Baca Juga :  Dinsos Tanjungpinang Beri Bimbingan dan Pendampingan Pada Penyandang Disabilitas Mental

“Cara yang paling aman bagi warga Kepri ketika berada di Singapura adalah gunakan masker saat berinteraksi,” ujarnya.

Menurut dia, Pemprov Kepri mencermati kondisi di Singapura. Pemprov Kepri akan mengambil langkah-langkah strategis agar virus itu tidak masuk ke wilayah ini.

Salah satu kebijakan yang dilakukan, yakni penerapan prokes di pintu masuk pelabuhan internasional.

“Senin pekan depan kami rapat membahas permasalahan itu, untuk mengambil langkah-langkah strategis mencegah penularan Omicron XBB di Kepri,” ucapnya.

Baca Juga :  Tokoh Kepri Minta Gubernur Ansar dan Wagub Marlin Akur

Jumlah kasus aktif COVID-19 di Kepri sebanyak 43 orang, yang tersebar di Kota Batam sebanyak 27 orang, Tanjungpinang lima orang, Kabupaten Bintan lima orang dan Kabupaten Karimun enam orang.

BACA JUGA :

BPS : Singapura Masih Menjadi Negara Tujuan Ekspor Terbesar Kepri

Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Natuna nihil kasus aktif COVID-19. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB