Wawako Endang Ajak Jalin Kemitraan Cegah Stunting untuk Generasi Berkualitas

- Publisher

Jumat, 25 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah, buka kegiatan sosialisasi pendampingan 3 bulan pra nikah bagi calon pengantin (catin), di aula Puskesmas Tanjungpinang, Kepri, Jumat (25/11/2022). Foto: Kominfo Tanjungpinang

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah, buka kegiatan sosialisasi pendampingan 3 bulan pra nikah bagi calon pengantin (catin), di aula Puskesmas Tanjungpinang, Kepri, Jumat (25/11/2022). Foto: Kominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah, buka kegiatan sosialisasi pendampingan 3 bulan pra nikah bagi calon pengantin (catin), di aula Puskesmas Tanjungpinang, Kepri, Jumat 25 November 2022.

Sosialisasi diikuti 40 orang peserta yang berasal dari petugas N1 kelurahan, KUA, disdukcapil, dan lintas agama.

Wakil Wali Kota Endang mengajak peserta dan semua pihak untuk terus menjalin kemitraan, karena peran kita di sini sangat penting untuk mencegah dan meninggalkan estafet anak negeri, generasi yang berkualitas.

“Salah satunya itu, bagaimana kita menyiapkan catin dan keluarganya memiliki derajat kesehatan yang baik, serta kehamilan yang baik. Karena itulah yang akan melahirkan generasi berkualitas,” ucap Endang.

BACA JUGA:  Ratusan Pedagang dan UMKM Rasakan Dampak Ekonomi Pawai Budaya Nusantara Pemko, Omset Capai Ratusan Juta

BACA JUGA :

Wawako Endang: Berantas Narkoba Perlu Partisipasi Aktif Seluruh Stakeholder

Oleh karena itu, ia mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi pendampingan tiga bulan pra nikah ini. Karena, selain BKKBN, pemko dan mitra kerja memiliki sebuah tugas khusus dalam rangka penanganan stunting di kota Tanjungpinang.

“Jadi, ini merupakan pekerjaan kita semua. Mohon kerja samanya supaya catin, baik dari keluarga, tetangga, maupun teman-teman kita tidak melahirkan generasi yang terindikasi stunting,” pintanya.

Sementara itu, Manager Program Satgas Stunting Kepri, Robby Patria menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat penting, karena BKKBN, dinas kesehatan, dan pemko akan diuji kinerjanya ketika stunting sangat rendah.

BACA JUGA:  Batasi Akses Masuk ke RI, Jalur Laut hanya Lewat Batam dan Tanjung Pinang

“Kalau stunting rendah, maka kinerjanya patut dipuji. Namun, jika tinggi, maka pertanggungjawaban kepala daerah harus utamakan penurunan stunting,” ucapnya.

Hal itu, kata dia, diihat dari visi misi kepala daerah yaitu rakyatnya sejahtera, tentu kesehatan harus utama.

Maka itu, kegiatan-kegiatan lainnya harus terlibat semuanya, baik dinas kesehatan, disdukcapil, KUA, bahkan kita sekarang mengajak dewan masjid.

“Saya harapkan juga ke depan bisa melibatkan forum RT dan RW, sebab mereka yang dekat dengan anak-anak stunting di wilayahnya,” tuturnya.

Untuk itu, kita harus mengajak semua komponen, kita sosialisasikan di tengah masyarakat bahwa stunting ini bukan main-main, karena kalau tinggi akan menjadi ancaman.

BACA JUGA:  757 Kepri Jaya FC Cetak Tiket Liga 3 Nasional

BACA JUGA :

Hadiri Peresmian Galery Hasil Karya Narapidana, Wawako Endang Apresiasi Program Keterampilan Warga Binaan

Apalagi, Tanjungpinang sebagai ibukota provinsi Kepri harus menjadi percontohan bagaimana semua stakeholder terlibat untuk memerangi stunting dan menjaga anak-anak kita tumbuh cerdas dan sehat.

“Kami berharap, pak KUA sebelum menikahkan bisa meningatkan kepada catin agar memeriksa kesehatan. Begitu juga, petugas di disdukcapil dan kelurahan,” ujarnya.

Turut hadir, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, kepala Puskesmas, dan BKKBN perwakilan provinsi Kepri. (DI)

Berita Terkait

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Berita Terbaru