Batam Kekurangan Tenaga Ahli Industri Perkapalan

- Publisher

Rabu, 11 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu galangan kapal di Batam. Foto: Istimewa

Salah satu galangan kapal di Batam. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kota Batam, Kepulauan Riau, mengalami kekurangan jumlah tenaga ahli di bidang perkapalan.

Hal itu disebut oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, Kepulauan Riau, Rudi Sakyakirti

Melansir ANTARA, Rudi menyebut kurangnya tenaga ahli di Batam untuk industri galangan kapal itu karena saat ini sedang banyak proyek pengerjaan di sejumlah galangan.

Untuk itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Advokasi Latihan Kerja (BBALK) Medan untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli bidang itu.

“Mereka (pihak galangan kapal) lapor kekurangan tenaga ahli. Untuk mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan itu, kami coba koordinasi dengan BBALK Medan,” kata Rudi, Selasa 10 Januari 2023.

BACA JUGA:  520 Anak di Batam Miliki Kewarganegaraan Ganda

Menurut dia, BBALK Medan siap mendukung dengan perjanjian setiap ada pelatihan harus mengirimkan nota kesepahaman dengan perusahaan.

” Artinya, masyarakat yang sudah melakukan pelatihan, akan ada jaminan diterima bekerja di perusahaan yang sedang membutuhkan,” katanya.

Rudi menjelaskan saat ini hampir 200 tongkang yang masuk dalam proses pengerjaan di sejumlah galangan yang tersebar di seluruh Kota Batam. Tidak hanya tongkang, sejumlah galangan juga sedang mengerjakan kapal tunda, sebagai alat untuk menarik tongkang.

BACA JUGA:  Zaky Zuhair, Santri MTs Darul Iman yang Bersinar di Olimpiade Bahasa Arab Ke-9

“Sekarang ini 200 tongkang sedang dalam progres, saya diskusi sama teman-teman galangan, baru tahun ini lah paling banyak produksi tongkang. Memang banyak orderan masuk, ini untuk kebutuhan tambang, batu bara, nikel dan lainnya, begitu penjelasan mereka. Maka itu dibutuhkan banyak tenaga ahli,” kata Rudi.

Dipilihnya BBALK Medan kata dia, karena balai tersebut di bawah naungan Kementerian Ketenagakerjaan. Namun, pelatihan untuk mendapatkan tenaga ahli, kata Rudi, akan dilaksanakan di Kota Batam. Untuk tahap pertama akan disiapkan 200 orang yang akan dibina menjadi tenaga ahli.

BACA JUGA:  Enam Jemaah Haji Asal Anambas Pulang Hari Ini, Disambut di Tarempa

Dalam pelatihan, nantinya pihak tenaga ahli dari perusahaan akan dilibatkan, sehingga perusahaan tidak mempunyai keraguan untuk merekrut tenaga yang baru saja diberikan pelatihan. Tenaga ahli yang paling banyak dibutuhkan itu seperti di bidang, Welder (pengelasan), Pitter (penyambungan pipa) dan Scaffolder (perancah).

“Setelah pelatihan, tidak ada lagi tes, langsung kerja. Ditambah lagi nanti ada sertifikat internasional, karena mayoritas klien di Batam adalah orang asing semua sehingga memerlukan standar internasional,” ujar Rudi. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat
TMA Waduk Nongsa Alami Penyusutan, BP Batam Percepat Langkah Teknis Amankan Pasokan Air Warga

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Berita Terbaru