Tabrak Karang, Kapal Pengangkut Kelapa Nyaris Karam di Belakangpadang

- Publisher

Sabtu, 11 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polairud Polda Kepri mengawasi evakuasi kapal kandas di perairan Batam, Jumat (10/2). Foto: ANTARA/HO-Polairud Polda Kepri

Petugas Polairud Polda Kepri mengawasi evakuasi kapal kandas di perairan Batam, Jumat (10/2). Foto: ANTARA/HO-Polairud Polda Kepri

INIKEPRI.COM – Kapal KM Nizam Jaya GT 34 yang membawa puluhan ribu butir kelapa bulat kandas hingga nyaris karam di perairan Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat 10 Februari 2023 sore.

Untuk mengevakuasi kapal kandas tersebut, Polairud Polda Kepri telah turun ke lokasi dimana kapal itu berada.

“Petugas Polairud membantu memberikan pertolongan SAR mengevakuasi pengamanan kapal kandas KM Nizam Jaya GT 34 yang bermuatan kelapa bulat 80 ribu butir,” ujar Dirpolairud Polda Kepri Kombes Boy Herlambang dikutip dari JPNN.

BACA JUGA:  Tinju Korbannya Berulang Kali, Pencuri Ini Diringkus Polisi

Dalam peristiwa ini, ia menyebutkan dua orang yang berada di atas kapal (kapten dan anak buah kapal) telah berhasil dievakuasi.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dua orang yang berada di atas kapal berhasil diamankan oleh petugas,” kata dia.

BACA JUGA:  Di Komplek Graha Mas Batam, Cen Sui Lan Serahkan Bansos dan Serap Aspirasi Masyarakat

Dia menjelaskan, kapal KM Nizam Jaya tersebut kandas akibat adanya kesalahan dari kapten yang tidak memperhatikan adanya batu karang saat melewati perairan tersebut.

“Sementara penyebab kapal kandas karena human error dari kapten kapal yang kurang melihat adanya bebatuan di perairan tersebut sehingga menyebabkan kapal karam,” ucapnya.

BACA JUGA:  Polda Kepri Tahan Pemilik Kapal PMI yang Karam di Malaysia

Untuk saat ini kata dia, petugas Polairud sudah memindahkan muatan berupa 80 ribu butir kelapa ke daratan.

“Saat ini untuk kelapa atau muatan sudah di pindahkan ke darat dan upaya penarikan kapal akan dilakukan setelah seluruh muatan sudah berpindah,” katanya. (RP)

Berita Terkait

Festival Transmigrasi 2026, Momentum Perkenalkan Potensi dan Masa Depan Rempang Eco City
BP Batam Gelar Salat Istisqa Bersama Ratusan Warga di Waduk Nongsa
Ribuan Warga Padati Sagulung Merdeka Fest 2026, Amsakar Sebut Kebersamaan Jadi Kekuatan Batam
Investasi Jangan Hanya Menumpuk di Batam, Sturman Dorong Pembangunan Natuna hingga Anambas
Batam Lirik Lingga untuk Pasokan Air Baku, Investasi Besar Jadi Tantangan
Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Festival Transmigrasi 2026, Momentum Perkenalkan Potensi dan Masa Depan Rempang Eco City

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:03 WIB

BP Batam Gelar Salat Istisqa Bersama Ratusan Warga di Waduk Nongsa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Ribuan Warga Padati Sagulung Merdeka Fest 2026, Amsakar Sebut Kebersamaan Jadi Kekuatan Batam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Investasi Jangan Hanya Menumpuk di Batam, Sturman Dorong Pembangunan Natuna hingga Anambas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Batam Lirik Lingga untuk Pasokan Air Baku, Investasi Besar Jadi Tantangan

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Lifestyle

Kenapa Kamar Hotel Jarang Sediakan Guling? Ini 4 Alasannya

Minggu, 11 Okt 2026 - 10:55 WIB