Jaga Inflasi dan Cegah Panic Buying, Pemprov Kepri Gelar Pasar Murah di Sepanjang Bulan Ramadan

- Publisher

Sabtu, 25 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepuauan Riau Ansar Ahmad saat meninjau Pasar di Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepuauan Riau Ansar Ahmad saat meninjau Pasar di Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mewaspadai lonjakan harga berbagai komoditas selama bulan Ramadan 1444 H, untuk itu Pemprov Kepri memastikan stok sejumlah komoditas tercukupi dan menggelar operasi pasar murah untuk menjamin stabilitas harga bahan pangan pokok.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri bersama sejumlah OPD yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan menggelar operasi pasar murah di berbagai tempat selama bulan Ramadan sampai hari raya Idul Fitri. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya inflasi harga pangan pokok sekaligus mencegah terjadinya panic buying di masyarakat.

BACA JUGA :

Gubernur Ansar Memulai Rangkaian Safari Ramadhan di Masjid Al-Marhamah Tanjungpinang

“Jadi skema besarnya memang untuk mengatasi inflasi selama bulan puasa menjelang hari raya Idul Fitri, karena biasanya menjelang hari besar keagamaan nasional itu biasanya terjadi gejolak harga,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Aries Fariandi saat dihubungi di Tanjungpinang, Sabtu (25/3).

BACA JUGA:  Empat Daerah di Kepri Zona Kuning, Mana Saja?

Aries Fariandi mengungkapkan Pemerintah Provinsi Kepri sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk melihat situasi di sepanjang bulan puasa guna melakukan operasi pasar.

“Khusus di pulau Bintan, itu sepanjang Ramadhan ini ada beberapa operasi pasar yang akan kita lakukan, kita mulai di awal bulan lah karena biasanya daya beli masyarakat meningkat di awal bulan setelah mendapatkan gaji,” ujarnya.

Adapun jadwal pasar murah yang akan digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri adalah 30-31 Maret di Kampung Bugis, 1-2 April di Bintan Center, 8-9 April di Senggarang, dan 17-18 April di Bintan Center. Untuk pasar murah yang diadakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri akan digelar di tanggal 15-16 April di Ruko Ganet Center.

BACA JUGA:  MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak

Selain itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang juga akan menggelar pasar murah pada tanggal 4 sampai 6 April di halaman kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang. Dinas UMKM Koperasi dan Perindag Kabupaten Bintan juga akan menggelar pasar murah di tiga lokasi yaitu Barek Motor Kijang, Pasar Kawal Gunung Kijang, dan Pasar Baru Tanjung Uban selama empat hari pada tanggal 10 sampai 13 April.

Melalui pasar murah, tentu dapat mendukung masyarakat mendapatkan bahan pangan strategis yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, gula, aneka sayur, tepung, telur ayam, dan lainnya.

Aries juga menyebutkan operasi pasar murah tersebut menggandeng Badan Urusan Logistik (Bulog), BUMD, dan sejumlah distributor.

BACA JUGA:  Waspadai Kenaikan Harga, Ketua DPRD Batam Ajak Lintas Sektoral Turut Mengendalikan Inflasi Daerah

“Kita polanya bekerjasama dengan distributor, jadi kemarin kita sudah melakukan rapat bersama distributor sebelum puasa untuk kita mapping lakukan operasi pasar dan bekerjasama dengan distributor, jadi nanti penjualannya dengan harga distributor,” katanya.

Terakhir, hasil pantauan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri menunjukkan kondisi pasokan dan ketersediaan stok bahan pangan pokok di bulan puasa sampai menjelang hari raya akan cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir tidak perlu panik semua komoditi barang kebutuhan pokok setelah kita mapping bersama dengan kawan-kawan distributor dan pemasok itu InsyaAllah aman, jadi tidak perlu khawatirlah untuk ketersediaan pasokan,” pungkas Aries. (DI)

Berita Terkait

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Berita Terbaru