“Bagi mereka yang memasuki dunia kerja, waktu menerima pendidikannya meningkat menjadi 14 tahun,” katanya menambahkan.
Pemerintah Tiongkok, lanjut dia, telah menerapkan strategi nasional menghadapi penuaan penduduk dengan mengeluarkan kebijakan tiga anak berikut berbagai insentif pendukung.
“Bonus demografi di Tiongkok masih belum berhenti dan kami sedang merancang bonus demografi berbakat,” kata Wang mengutip pernyataan Perdana Menteri Li Qiang.
Wang juga optimistis angkatan kerja masih menjadi pendorong utama pembangunan di Tiongkok.
Data PBB terkait jumlah penduduk Tiongkok itu tidak termasuk populasi Hongkong dan Makau yang masing-masing sebagai Wilayah Administrasi Khusus di bawah pemerintahan Tiongkok. Jumlah populasi Hongkong dan Makau diperkirakan mencapai 8 juta jiwa.
Pada November lalu, PBB juga memperkirakan jumlah penduduk dunia mencapai 8 miliar jiwa. (RP/FAJAR)
Halaman : 1 2

















