Waspada! Inggris: Varian Baru Virus Corona 54 Persen Lebih Menular

- Publisher

Kamis, 31 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Varian baru virus corona mendatangkan ancaman yang semakin tinggi di London dengan lebih dari 50 persen lebih menular.

Baca Juga: Ini 7 Gejala yang Dikaitkan dengan Varian Baru Virus Corona

Orang dengan varian baru virus corona 54 persen lebih mungkin menularkan ke orang lain, menurut Badan Kesehatan Masyarakat Inggris (PHE), seperti yang dilansir dar The Sun pada Selasa (29/12/2020).

Baca Juga: Hati-hati, Varian Baru Virus Corona Dekati Indonesia

Meskipun lebih menular, varian baru virus corona tersebut tampaknya tidak menyebabkan gejala yang lebih buruk atau lebih banyak kematian.

Sebuah laporan PHE membandingkan 1.769 orang dengan mutasi Covid-19 dan jumlah orang yang sama dengan jenis kelamin, usia, tempat tinggal serta tanggal infeksi yang sama, tetapi dengan jenis virus yang berbeda.

BACA JUGA:  Indonesia Berkomitmen Bangun Kota Cerdas

Selain itu, ditemukan juga bahwa varian baru virus corona tidak lebih menular di antara anak-anak dibandingkan varian virus corona lain.

Lonjakan kasus

Kemunculan varian baru virus corona disebut sebagai alasan melonjaknya kasus di London, yang telah mendorong lockdown ketat Tier 4 di daerah tersebut.

Inggris telah mencatat 53.135 kasus virus corona dalam 24 jam terakhir dalam peningkatan terbesar.

Baca Juga: Ketahui Ini 3 Efek Samping Vaksin Corona

Ada 414 kematian baru, menjadikan totalnya menjadi 71.567, melewati puncak jumlah April.

BACA JUGA:  Kabar Baik, Arab Saudi Mengakhiri Larangan Masuk

Laporan itu muncul ketika terungkap jenis virus corona yang mirip dengan varian baru virus corona yang pertama muncul di Inggris, telah menyebar melalui Italia pada Agustus.

“Varian Italia” beredar beberapa pekan sebelum kasus pertama varian baru virus corona Inggris yang diketahui dan bisa menjadi “pendahulu” mutasi di Inggris, menurut ahli virologi Arnaldo Caruso.

Baca Juga: Minum Minyak Kayu Putih Sembuhkan COVID-19, Ini Faktanya

Para ilmuwan menemukan “varian Italia” tersebut saat menganalisis sampel swab dari seorang pasien yang menderita infeksi Covid-19 yang persisten, kata presiden Perhimpunan Virologi Italia kepada kantor berita Adnkronos.

BACA JUGA:  Kemlu Pulangkan Ratusan WNI Korban Penipuan Daring di Myanmar

Pasien tersebut pertama kali didiagnosis dengan Covid-19 pada April, tetapi masih mencatat “hasil positif dengan virus yang bermuatan tinggi” pada Agustus.

India hari ini menjadi negara terbaru yang mengumumkan varian baru virus corona dari Inggris telah masuk di dalam negerinya, setelah 6 orang yang baru saja kembali dari Inggris dinyatakan positif.

Pejabat di India telah mulai melacak kontak dekat dan anggota keluarga dari 6 orang yang dinyatakan positif menggunakan varian baru, lapor BBC.

Penumpang yang tiba dari Inggris akan menjalani tes di semua bandara di negara itu, kata pernyataan resmi. (AFP/Kompas)

Berita Terkait

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:40 WIB

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Berita Terbaru