Bocah 8 Tahun Tewas Gegara HP Meledak Saat Nonton Video

- Publisher

Selasa, 2 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adithya Shree. Foto: Kolase INIKEPRI.COM

Adithya Shree. Foto: Kolase INIKEPRI.COM

“Di Xiaomi India, keamanan pelanggan adalah yang paling penting dan kami menanggapi masalah tersebut dengan sangat serius. Kami berdiri bersama keluarga di masa sulit ini dan berharap untuk mendukung mereka dengan cara apa pun yang memungkinkan. Ada beberapa laporan bahwa ini adalah ponsel Redmi yang belum ditetapkan, mengingat masalah tersebut sedang diselidiki. Kami akan bekerja dengan pihak berwenang untuk menentukan penyebab sebenarnya dari insiden tersebut dan akan mendukung mereka dengan cara apa pun yang diperlukan.” katanya.

BACA JUGA:  Xiaomi 13T Pakai Kamera Leica Setara Kamera Profesional, Ini Spek dan Harga Resmi di Indonesia

Ini bukan kasus pertama di mana seseorang kehilangan nyawanya karena ledakan ponsel. Sebelumnya beberapa waktu lalu, seorang bocah laki-laki di Baduan, Uttar Pradesh, meninggal dunia akibat tersengat listrik saat mengisi daya ponselnya.

BACA JUGA:  Iran Siapkan Balasan atas Terbunuhnya Pemimpin Hamas

BACA JUGA :

iPhone 11 dan 12 Harganya Semakin Terjangkau, Masih Layak Beli di 2023?

Laki-laki yang diketahui berusia 68 tahun itu tidak menyangka jika mengisi daya ponsel sambil melakukan panggilan telepon bisa berbahaya hingga membuatnya meninggal dunia.

Salah satu alasan utama mengapa para ahli selalu menyarankan untuk tidak menggunakan ponsel saat mengisi daya adalah karena suhu perangkat bisa menjadi sangat panas dengan tiba-tiba.

BACA JUGA:  Indonesia Dukung Surat Perintah Penangkapan PM Israel

Overheating dapat menyebabkan kerusakan permanen pada baterai, mengurangi masa pakainya, dan bahkan menyebabkan ponsel meledak atau terbakar dalam kasus yang ekstrim.

Lebih lanjut, peneliti memaparkan bahwa menggunakan ponsel saat sedang mengisi daya membuat penggunanya beresiko terkena sengatan listrik yang berbahaya. (DI/INDOZONE)

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru