Ini Enam Jurus Pemerintah Pacu Pertumbuhan Ekonomi Semester II 2023

- Admin

Selasa, 4 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI Setpres

Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI Setpres

INIKEPRI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan, enam jurus pemerintah dalam memacu pertumbuhan ekonomi pada semester II 2023. Hal ini untuk menyikapi dimasukkannya kembali Indonesia dalam grup upper middle income countries oleh Bank Dunia atau World Bank.

Indonesia dianggap cepat dalam proses pemulihan pascapandemi Indonesia, pertumbuhan ekonomi di atas lima persen, dan mampu mempertahan pertumbuhan ekonomi lima persen selama enam kuartal berturut-turut.

“Saya ingin menekankan beberapa hal yang harus menjadi perhatian kita semua,” kata Presiden Jokowi dalam Pengantar Sidang Kabinet Paripurna mengenai Laporan Semester I Pelaksanaan APBN tahun 2023 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/7/2023).

Pertama, fokus dan waspada terhadap potensi krisis. Dengan mengutamakan kepentingan masyarakat dan kepentingan nasional. Sehingga, program strategis pemerintah dalam sektor ekonomi dapat dilakukan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  BI Pertahankan Suku Bunga Acuan

“Jangan sampai karena ada persaingan politik, program pemerintah menjadi terhambat,” kata Jokowi.

Kedua, berkaitan dengan antisipasi dan proyeksi. Dengan tujuan, mencegah terjadinya gangguan pada penerimaan kepabeanan, penerimaan pajak, dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Melalui pengelolaan yang dilakukan secara tepat oleh pemangku kepentingan yang terkait.

“Penerimaan pajak tidak setinggi tahun lalu, penerimaan kepabeanan, dan PNBP juga terpengaruh, karena harga komoditas yang tidak setinggi tahun lalu. Oleh sebab itu, kita agar paham risiko dan semuanya harus kita kelola sebaik mungkin,” ujar Presiden.

Ketiga, memastikan pertumbuhan ekonomi tumbuh positif di semester II dengan mendongkrak konsumsi rumah tangga. Caranya, menstabilkan harga kebutuhan pokok dan ketersediaan bahan pokok. Kemudian, pastikan ketersediaan pupuk tepat sasaran, jaga stabilitas moneter, dan stabilitas sektor perbankan.

Baca Juga :  Terbatas! BTN & Pemko Batam Kasih Modal Usaha Rp20 Juta Bunga 0%, Cek Cara Ajukannya

“Itu penting sekali. Terus jaga inflasi di daerah, dan pastikan capaian investasi sesuai target,” tutur Presiden.

Keempat, memaksimalkan realisasi belanja APBN dan APBD tahun 2023 dengan belanja barang dan modal pada produk dalam negeri, program bantuan sosial (bansos) disalurkan tepat waktu, hilirisasi industri, infrastruktur energi terbarukan hingga ekonomi hijau.

“Ini hati-hati, jangan sampai kita beli barang banyak-banyak yang akhirnya, kalau manfaatnya maksimal enggak apa-apa,” kata Presiden.

Kelima, antisipasi potensi musim kemarau panjang yang disebabkan oleh febomena alam El Nino. Caranya, dengan memaksimalkan infrastruktur embung maupun bendungan secara optimal. Supaya, ancaman kekeringan dapat diantisipasi melalui penggunaan infrastruktur tersebut.

Baca Juga :  Jokowi Terima Suntikan Dosis Pertama Vaksin Covid-19

“Kita sudah membangun ribuan, lebih dari lima ribu, embung, bendungan juga sudah selesai 38, akan selesai lagi menjadi 61 tahun depan,” kata Presiden.

Keenam, menjaga stabilitas politik saat tahapan Pemilu 2024 tengah berjalan. Supaya pesta demokrasi yang digelar secara rutin lima tahunan itu dapat diselenggaraklan dengan baik.

Kemudian, dari sisi keamanan masyarakat, kawal penyelesaian nonyudisial pelanggaran HAM berat masa lalu dan melakukan pemulihan keamanan di Papua.

“Awal terus penyelesaian nonyudisial pelanggaran HAM berat masa lalu dan lakukan pemulihan keamanan di Papua secepat-cepatnya, khususnya di Kabupaten Nduga, di Intan Jaya, dan di kabupaten-kabupaten yang lainnya,” pungkas Jokowi. (RBP)

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026
Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen
UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari
Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata
Forbes Rilis Daftar 5 Orang Terkaya Dunia per Desember 2025
Cerita Lengkap Perjalanan BTN Menyalurkan KPR Sejak 1976, Kini Tembus Rp504 Triliun untuk 5,7 Juta Rumah
BTN Borong Penghargaan: Nixon LP Napitupulu hingga jajaran Direksi Raih Prestasi 2025

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:19 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:10 WIB

Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen

Kamis, 25 Desember 2025 - 06:49 WIB

UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:00 WIB

Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:22 WIB

Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB