Komitmen Tangani Stunting, Rahma Diganjar Penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN

- Admin

Jumat, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S IP.,M.M, menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Penghargaan. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S IP.,M.M, menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Penghargaan. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S IP.,M.M, menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Penghargaan itu diberikan atas komitmen Wali Kota Rahma dalam pengendalian penduduk dan penurunan angka stunting.

Penghargaan diserahkan kepada Wali Kota Rahma disejalankan dengan kegiatan Rekonsiliasi Stunting dan Rembug Stunting tingkat Provinsi Kepri Tahun 2023 di CK Hotel Tanjungpinang, Kamis (7/9/2023).

Wali Kota Rahma mengucapkan terima kasih kepada BKKBN Pusat khususnya kepada Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau yang telah memberikan penghargaan tertinggi berupa Lencana Manggala Karya Kencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :

Cegah Stunting dengan Makanan Murah Meriah Ini

Kunjungi Warga Beresiko Stunting, Wawako Endang Imbau Masyarakat Pentingnya Periksa Kesehatan Bayi

Menurutnya, penghargaan yang diberikan ini tidak datang secara tiba-tiba, ataupun hasil dari pemberian. Namun penghargaan ini sebagai buah dari kerja keras dan komitmen dalam menggerakkan progran pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana serta percepatan penurunan stunting di Tanjungpinang.

“Ini merupakan buah dari kerja keras dan komitmen yang tinggi dari semua pihak terhadap Program Keluarga Berencana serta Penurunan Stunting di Kota Tanjungpinang,” kata Rahma.

Rahma mengungkapkan, penurunan stunting tidak dapat dilakukan sendirian namun dalam penurunan stunting semua elemen daerah harus bersinergi dan bergerak bersama, tentunya sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Baca Juga :  40 Peserta Homestay Tanjungpinang Ikuti Bimtek CHSE

Dengan bersinergi dalam upaya penurunan stunting ini, lanjut Rahma, telah membuahkan hasil dengan adanya penurunan angka stunting di Kota Gurindam.

“Kita ingin dalam intervensi untuk memberikan asupan gizi dapat terus dilakukan serta gencar memberikan edukasi kepada masyarakat terutama ibu hamil dan keluarga yang memiliki anak baduta dan balita,” tuturnya.

Selain itu, kata Rahma, Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) cukup optimal sehingga dapat menurunkan prevalensi angka stunting di Kota Tanjungpinang.

“Sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) yang disematkan kepada Bapak Wakil Wali Kota dirasa sangat cukup berperan dalam upaya penurunan stunting secara optimal dengan menggerakkan seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menekan angka prevalensi stunting di Kota Tanjungpinang yang saat ini sudah cenderung mengalami tren penurunan,” lanjutnya.

Rahma juga mengucapkan terimakasih sekaligus mengingatkan kepada semua pihak yang telah berkolaborasi untuk terus meningkatkan kinerjanya sehingga mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“Apa yang mampu ditorehkan ini hendaknya menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kinerja dengan sebaik-baiknya sehingga berdampak yang positif bagi kemajuan dan perubahan masyarakat dan daerah kearah yang jauh lebih baik, terutama dalam penanganan stunting di Kota Tanjungpinang,” imbuhnya.

Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi (ADPIN) BKKBN Pusat Sukaryo Teguh Santoso menegaskan jika percepatan penurunan

Baca Juga :  Sekdaprov Adi Prihantara Buka Rakor Gugus Tugas Kota Layak Anak

stunting ditargetkan pemerintah sebesar 14 persen secara nasional pada 2024.

Menurutnya, target tidak akan tercapai dengan baik tanpa adanya peranan pemerintah daerah. Sebab, banyak kasus stunting ditemukan di daerah.

Ia meminta agar pemerintah daerah sebagai tokoh utama, bisa fokus memberdayakan sumber daya yang ada, karena akan mempengaruhi hasil secara nasional.

“Saya juga mengapresiasi setiap upaya kabupaten/kota yang sudah menerapkan dengan baik dalam percepatan penurunan stunting. Salah satunya adalah peran orang tua asuh yang diterapkan dalam beberapa model,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri Rohina mengatakan Rekonsiliasi Stunting dan Rembug Stunting tingkat Provinsi Kepri ini mengangkat tema penguatan percepatan penurunan stunting melalui optimalisasi sumber daya dan konvergensi lintas sektor.

Tujuannya untuk penguatan komitmen dan peran pemerintah pusat dan daerah serta mitra kerja dalam peningkatan akses, kualitas pelayanan, penggerakan program percepatan penurunan stunting.

“Khususnya untuk meningkatkan komitmen pemerintah daerah dan mitra kerja dalam mendukung program percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Pada kesempatan itu akan memaparkan capaian kinerja dan menyusun rencana aksi atau solusi dalam akselerasi pencapaian percepatan penurunan stunting.

Dengan ini diharapkan dapat menguatnya komitmen dan dukungan pemangku kebijakan serta mitra kerja dalam pencapaian sasaran kinerja program percepatan penuruan stunting Tahun 2023.

“Tujuan akhirnya yaitu menurunnya angka prevalensi stunting di Kepri,” imbuhnya. (RBP)

Berita Terkait

Bersama Kejaksaan, Disdukcapil Tanjungpinang Salurkan KIA di Pulau Penyengat
Inflasi Membaik, Sekda Tanjungpinang Pastikan Program Pengendalian Inflasi Terus Dijalankan
Pelatihan Batik Ecoprint DPK, Membuka Peluang Ekonomi Masyarakat Tanjungpinang
Pemko Tanjungpinang Ikuti Rakor Kemendagri Pengendalian Inflasi dan Kesehatan Masyarakat
Lebih dari 7.000 Peserta Ramaikan Pawai 1 Muharram 1446 H Tingkat Provinsi Kepri
Dibuka Oleh Assisten 1 Kepri, Festival Raja Ali Haji Kembali Digelar Setelah 28 Tahun Vakum
Pemko Tanjungpinang Peringati 1 Muharram di Masjid Agung Al Hikmah
Konsultasi Publik Kemenkominfo, Teguh Dukung Layanan Informasi Inklusif dan Profesionalisme ASN Pranata Humas

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 06:51 WIB

Bersama Kejaksaan, Disdukcapil Tanjungpinang Salurkan KIA di Pulau Penyengat

Jumat, 12 Juli 2024 - 09:06 WIB

Inflasi Membaik, Sekda Tanjungpinang Pastikan Program Pengendalian Inflasi Terus Dijalankan

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:24 WIB

Pelatihan Batik Ecoprint DPK, Membuka Peluang Ekonomi Masyarakat Tanjungpinang

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:16 WIB

Pemko Tanjungpinang Ikuti Rakor Kemendagri Pengendalian Inflasi dan Kesehatan Masyarakat

Senin, 8 Juli 2024 - 07:59 WIB

Lebih dari 7.000 Peserta Ramaikan Pawai 1 Muharram 1446 H Tingkat Provinsi Kepri

Minggu, 7 Juli 2024 - 09:43 WIB

Dibuka Oleh Assisten 1 Kepri, Festival Raja Ali Haji Kembali Digelar Setelah 28 Tahun Vakum

Minggu, 7 Juli 2024 - 09:41 WIB

Pemko Tanjungpinang Peringati 1 Muharram di Masjid Agung Al Hikmah

Sabtu, 6 Juli 2024 - 11:43 WIB

Konsultasi Publik Kemenkominfo, Teguh Dukung Layanan Informasi Inklusif dan Profesionalisme ASN Pranata Humas

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Foto: Dok. Arsip INIKEPRI.COM

Batam

Amsakar Tegaskan Komitmen Lanjutkan Insentif RT/RW

Minggu, 14 Jul 2024 - 07:27 WIB

PLT Ketua Hanura Batam Isti Wahyudi, S.Sos. Foto: INIKEPRI.COM

Batam

Hanura Batam Akan Gelar Muscablub

Sabtu, 13 Jul 2024 - 11:51 WIB