Harga Murah di GPM, Beras SPHP dan Bahan Pokok Laris Diburu Warga Ganet

- Publisher

Jumat, 9 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga dari wilayah Ganet berbondong-bondong mendatangi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, di halaman Masjid Miftahul Falah, Ganet, Kamis (8/8/2024). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Ratusan warga dari wilayah Ganet berbondong-bondong mendatangi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, di halaman Masjid Miftahul Falah, Ganet, Kamis (8/8/2024). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Ratusan warga dari wilayah Ganet berbondong-bondong mendatangi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, di halaman Masjid Miftahul Falah, Ganet, Kamis (8/8/2024).

Sebagian besar dari mereka adalah kaum ibu-ibu yang rela mengantre untuk mendapatkan bahan pokok, terutama beras medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Lina, seorang pengunjung GPM, mengungkapkan kepuasannya karena dapat membeli barang dengan harga lebih murah dibandingkan di pasaran.

“Harga beras, telur, minyak goreng, dan bawang di sini jauh lebih terjangkau. Beras SPHP dijual Rp58 ribu, biasanya lebih dari Rp60 ribu. Minyak goreng hanya Rp30 ribu, sementara di pasar bisa mencapai Rp32 ribu. Telur juga hanya Rp50 ribu per papan, biasanya lebih mahal,” ujarnya.

BACA JUGA:  Satgassus Minta PMI Tidak Khawatir Ikuti Aturan Karantina

Kepala DP3 Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, mengungkapkan antusias masyarakat sangat tinggi pada acara kali ini.

“Kemungkinan karena banyaknya perumahan di sini, warga pun berbondong-bondong untuk berbelanja,” ujarnya.

GPM kali ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI, sekaligus untuk mengendalikan inflasi dan menstabilkan pasokan serta harga pangan.

BACA JUGA:  Tinjau Pelatihan TKDN, Rahma: Sangat Bermanfaat Bagi IKM di Tanjungpinang

Berbagai bahan pokok dijual dengan harga di bawah pasar, seperti beras SPHP seharga Rp58 ribu per 5 kilogram, gula pasir Rp14 ribu per kilogram, dan telur ayam Rp50 ribu per papan.

“Cabai merah dijual dengan harga Rp50 ribu per kilogram, lebih murah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp58 ribu per kilogram,” jelas Robert.

Kepala Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, menyebutkan, dari 3 ton beras SPHP yang disiapkan, sekitar 1,5 ton telah terjual dalam waktu satu jam pertama.

BACA JUGA:  Dihadiri Wawako Endang, PT Angkasa Pura II Serahkan Bantuan Program TJSL di Pulau Penyengat

“Beras SPHP dijual seharga Rp58 ribu per 5 kilogram, sedangkan di pasar biasanya Rp62 ribu,” ucapnya.

Minyak goreng dijual seharga Rp30 ribu per 2 liter, lebih murah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp36 ribu.

“Gula pasir juga lebih murah, yakni Rp14 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar yang Rp15.500,” tambahnya.

Menurut Arief, animo masyarakat untuk berbelanja di GPM kali ini sangat tinggi, terbukti dari antrean panjang yang terjadi.

“Selain beras, daging kerbau beku yang biasanya kurang diminati juga laris terjual,” pungkasnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru