Di Depan Kedubes RI Den Haag, Pentolan PEGIDA Edwin Wagensveld Menista Alquran Lagi

- Publisher

Senin, 25 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Warga negara Belanda pentolan Patriot Eropa Melawan Islamisasi Barat atau Patriotic Europeans Against the Islamization of West (PEGIDA), Edwin Wagensveld menggelar aksi menista Al-Qur’an lagi. Foto: REUTERS

Warga negara Belanda pentolan Patriot Eropa Melawan Islamisasi Barat atau Patriotic Europeans Against the Islamization of West (PEGIDA), Edwin Wagensveld menggelar aksi menista Al-Qur’an lagi. Foto: REUTERS

INIKEPRI.COM – Warga negara Belanda pentolan Patriot Eropa Melawan Islamisasi Barat atau Patriotic Europeans Against the Islamization of West (PEGIDA), Edwin Wagensveld menggelar aksi menista Al-Qur’an lagi.

Aksi tidak terpuji itu digelar di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) di Den Haag, pada Sabtu (23/9).

BACA JUGA:  Mulai 9 Agustus Arab Saudi Buka Pendaftaran Umrah untuk Jamaah Luar Negeri

BACA JUGA :

Indonesia Kutuk Keras Pembakaran Salinan Al-Quran di Swedia

Kisah Raja Namrud, Penguasa Angkuh dan Paling Kuat Namun Mati Karena Seekor Nyamuk

Tokoh islamofobia tidak hanya menista Al-Qur’an di depan Kedubes RI. Wagensveld juga merobek-robek Al-Qur’an di depan Kedubes Turkiye, Pakistan, dan Denmark.

Tidak sekadar merobek Al-Qur’an, Wagensveld juga menginjak-injak sobekan kitab suci umat Islam tersebut.

BACA JUGA:  Eskalasi Konflik Timur Tengah, Kemlu Imbau WNI Tunda Bepergian

Pria paruh baya yang pernah ditahan karena menghina Nabi Muhammad itu berterima kasih kepada polisi yang melindunginya melaksanakan aksi bertitel De Ambassade Tour tersebut.

Wagensveld memulai aksinya di depan Kedubes Pakistan pada pukul 14.00 waktu setempat. Selanjutnya, dia beraksi di depan Kedubes RI pukul 15.00.

BACA JUGA:  Tak Hasilkan Resolusi, Indonesia Kecewa terhadap DK PBB

Sasaran berikutnya ialah Kedubes Turki pada pukul 16.00. Wagensveld menggelar aksi terakhir pada hari itu di depan Kedubes Denmark pada pukul 16.45. Memang Den Haag bukan ibu kota Belanda. Negeri Kincir Angin itu beribu kota di Amsterdam.

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru