Pemilu 2024, Tugas TNI-Polri Jaga Keutuhan Masyarakat dan Bangsa

- Admin

Rabu, 15 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai mengikuti kegiatan penyematan tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma Utama di Istana Wakil Presiden (Wapres) Jakarta, Selasa (14/11/2023). Foto: Humas Polri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai mengikuti kegiatan penyematan tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma Utama di Istana Wakil Presiden (Wapres) Jakarta, Selasa (14/11/2023). Foto: Humas Polri.

INIKEPRI.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa tugas utama Polri dan TNI di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 adalah menjaga keutuhan masyarakat dan persatuan serta kesatuan Bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Kapolri usai mengikuti kegiatan penyematan tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma Utama di Istana Wakil Presiden (Wapres) melalui keterangan resminya, Selasa (14/11/2023).

“Dan yang lebih utama tugas Polri bersama TNI bagaimana menjaga keutuhan masyarakat, bangsa, persatuan dan kesatuan. Itu yang utama. Siapapun Presidennya,” kata Sigit.

BACA JUGA :

TNI, Polri hingga Parpol Teken Deklarasi Pemilu 2024 Damai

Ini Tugas Satgas Anti Hoaks Kominfo untuk Pemilu Damai 2024

Menurut Sigit pihaknya menyerukan masyarakat untuk bersatu, karena bangsa Indonesia sedang menghadapi permasalahan global.

Oleh karena itu, tegas dia, siapapun presiden yang dipilih masyarakat, nantinya juga akan menghadapi dinamika global untuk bertanggung jawab terhadap rakyat.

Baca Juga :  PSI Deklarasi Ganjar Pranowo-Yenny Wahid

“Jadi kita lebih utamakan menjaga persatuan dan kesatuan. Yang namanya keberagaman, bhinneka tunggal ika, pancasila dan itu yang harus kita jaga bersama,” ujar Kapolri.

Kapolri menyatakan, untuk menjaga persatuan dan kesatuan tersebut pihaknya sudah berkeliling untuk menyampaikan dan menyaksikan deklarasi Pemilu damai.

“Itu sangat penting untuk masyarakat agar tidak terjadi polarisasi atau perbedaan yang menimbulkan perpecahan. Karena itu persatuan dan kesatuan harus lebih diutamakan,” kata Listyo Sigit. (RP)

Berita Terkait

Pilkada Serentak 2024, KPU Sosialisasikan Pendaftaran Jalur Perseorangan
Pemilu 2024, KPU Siap Hadapi Evaluasi di DPR RI
Peneliti BRIN Sarankan Aturan Batasan Keterlibatan Petahana dalam Pemilu
MK Gelar Sidang Perdana Tangani 297 PHPU Legislatif 2024
KPU Akan Atur Caleg Terpilih yang Ingin Maju pada Pilkada 2024
Akademisi Unila: Butuh Aturan yang Jelas saat Caleg Terpilih Maju Pilkada
Bawaslu: Pilkada Serentak 2024 Berbeda dengan Pilkada 2020
MK Terima 23 Amicus Curiae, Terbanyak Sepanjang Tangani PHPU Pilpres

Berita Terkait

Senin, 6 Mei 2024 - 00:47 WIB

Pilkada Serentak 2024, KPU Sosialisasikan Pendaftaran Jalur Perseorangan

Minggu, 5 Mei 2024 - 00:14 WIB

Pemilu 2024, KPU Siap Hadapi Evaluasi di DPR RI

Jumat, 3 Mei 2024 - 01:57 WIB

Peneliti BRIN Sarankan Aturan Batasan Keterlibatan Petahana dalam Pemilu

Selasa, 30 April 2024 - 04:44 WIB

MK Gelar Sidang Perdana Tangani 297 PHPU Legislatif 2024

Rabu, 24 April 2024 - 00:07 WIB

KPU Akan Atur Caleg Terpilih yang Ingin Maju pada Pilkada 2024

Senin, 22 April 2024 - 09:52 WIB

Akademisi Unila: Butuh Aturan yang Jelas saat Caleg Terpilih Maju Pilkada

Senin, 22 April 2024 - 00:12 WIB

Bawaslu: Pilkada Serentak 2024 Berbeda dengan Pilkada 2020

Jumat, 19 April 2024 - 00:50 WIB

MK Terima 23 Amicus Curiae, Terbanyak Sepanjang Tangani PHPU Pilpres

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Kemenkes

Kesehatan

KRIS Jamin Pelayanan Pasien tak Dibeda-bedakan

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:16 WIB