Dinkes Tanjungpinang Beri Orientasi Kepada 243 TPK Beresiko Stunting

- Publisher

Rabu, 6 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang berikan pelatihan atau orientasi kepada 243 orang anggota Tim Pendamping Keluarga (TPK) Beresiko Stunting Kota Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang berikan pelatihan atau orientasi kepada 243 orang anggota Tim Pendamping Keluarga (TPK) Beresiko Stunting Kota Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang berikan pelatihan atau orientasi kepada 243 orang anggota Tim Pendamping Keluarga (TPK) Beresiko Stunting Kota Tanjungpinang.

Kadinkes Kota Tanjungpinang, Rustam, menjelaskan oriantesi itu dilaksanakan selama tiga hari mulai senin (04/3) hingga rabu (06/3) dengan peserta masing-masing sebanyak 81 peserta atau 27 tim.

“Setiap tim terdiri dari tiga orang yaitu bidan kelurahan, sub PPKBD dan kader PKK,” kata Rustam, Selasa (5/3).

BACA JUGA:  Bersama Kejaksaan, Disdukcapil Tanjungpinang Salurkan KIA di Pulau Penyengat

Rustam memaparkan orientasi angkatan pertama dan kedua dilaksanakan di Aula Puskesmas Tanjungpinang. Sementara orientasi angkatan ketiga akan dilaksanakan di Aula Kelurahan Melayu Kota Piring.

BACA JUGA:

Bulan Januari 2024, Dinkes Tanjungpinang Catat Tiga Orang Suspect DBD

Tujuan dilakukan orientasi adalah untuk memberikan pengetahuan dan teknik pendampingan keluarga beresiko stunting yang ada di Kota Tanjungpinang, agar mempercepat penurunan angka stunting yang saat ini digesa oleh pemerintah daerah.

BACA JUGA:  BKKBN Targetkan Prevalensi Stunting di Kepri 10,2 Persen Pada Tahun 2024

“Penurunan angka stunting merupakan agenda prioritas wali kota, karenanya harus menjadi perhatian dan kita sukseskan bersama,” ungkap Rustam.

Rustam menyebut angka prevalensi stunting di Tanjungpinang berdasarkan survei Kementerian Kesehatan yang telah dipublikasikan adalah 15,7 persen. Sementara target yang diharapkan secara nasional adalah di bawah 14 persen.

“Keluarga beresiko stunting yang akan menjadi sasaran pendampingan adalah keluarga yang memiliki remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, ibu bayi 0-23 bulan dan ibu balita 24-59 bulan khususnya mereka yang miskin, berpendidikan rendah, kurang memiliki akses sanitasi dan air bersih,” paparnya.

BACA JUGA:  KKN UGM Dukung Promosi Budaya Melayu Lewat Gemerlap Pinang 2025

Rustam berpesan kepada kader TPK agar meningkatkan kinerja dan cakupan sasaran di seluruh wilayah kerja yang sudah diemban.

“Seluruh sasaran dicatat dan dilaporkan di aplikasi elektronik siap nikah dan hamil (ELSIMIL) sehingga TPK dapat memantau sasaran secara real-time di aplikasi tersebut,” pesannya. (RP)

Berita Terkait

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Berita Terbaru