Indonesia Masuk Kategori Negara Low Impacted by Terrorism di 2024

- Publisher

Rabu, 6 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Kerjasama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Andhika Chrisnayudhanto. Foto: Biro Perencanaan, Hukum, dan Humas BNPT

Deputi Bidang Kerjasama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Andhika Chrisnayudhanto. Foto: Biro Perencanaan, Hukum, dan Humas BNPT

INIKEPRI.COM – Indeks Terorisme Global atau Global Terrorism Index (GTI) 2024 menyatakan, posisi Indonesia berada pada kategori terdampak rendah terorisme atau low impacted, meningkat dari posisi terdampat sedang atau medium impacted pada tahun sebelumnya.

“Pada 2024 Indonesia masuk pada peringkat 31 jadi naik tujuh peringkat dari urutan 24. Dimana, sekarang Indonesia dilihat sebagai negara low impacted by terrorism sementara kalau kita liat tahun 2023 Indonesia tercatat sebagai medium impacted, ini capaian besar,” ujar Deputi Bidang Kerjasama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Andhika Chrisnayudhanto, dalam keterangannya terkait rapat bilateral dengan tim monitoring PBB di Bali, seperti dikutip pada Selasa (5/3/2024).

BACA JUGA:  Jaksa Agung: Dampak Korupsi Merusak Seluruh Sendi Kehidupan

BACA JUGA:

Kapolri Ingatkan Kasatwil Waspadai Ancaman Terorisme dan Konflik di Pemilu 2024

BACA JUGA:  Catat, Virus Corona di Indonesia Berbeda

Deputi Andhika mengatakan, capaian kategori GTI itu merupakan salah satu capaian besar Indonesia dalam penanggulangan terorisme.

Penurunan angka GTI juga diikuti dengan berkurangnya angka kematian akibat terorisme di Indonesia.

“Satu yang menjadi catatan khusus bagi Indonesia adalah berkurangnya angka kematian akibat terorisme di angka -22 persen berarti tidak ada angka kematian akibat terorisme di Indonesia pada 2023,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kepala BNPT Ajak Ormas Islam Cegah Narasi Kebencian di Media Sosial

Menurut Deputi Andhika, prestasi ini dapat diraih karena adanya sinergi efektif antara BNPT, Kementerian dan Lembaga terkait, serta seluruh aparat penegak hukum.

“Tentunya ini dapat diraih karena performance kolaborasi BNPT, K/L dan penegak hukum di Indonesia yang berhasil mencanangkan zero attack di 2023,” tandas Andhika Chrisnayudhanto. (DI)

Berita Terkait

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 07:15 WIB

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK

Berita Terbaru