Humas Pemerintah Didorong Tingkatkan Kolaborasi dan Bangun Relasi

- Publisher

Sabtu, 9 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Kominfo Mira Tayyiba. Foto: Humas Kominfo

Sekjen Kominfo Mira Tayyiba. Foto: Humas Kominfo

INIKEPRI.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong Praktisi Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah atau government public relations meningkatkan kolaborasi dengan media dan membangun relasi untuk menghadapi tantangan baru di era digital.

“Banyak tantangan government public relations di era digital. Selain kolaborasi dengan media, ada tugas yang kompleks dalam membangun relasi di tengah lingkungan yang selalu berubah,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba, dalam keterangannya terkait acara International Strategic Communication Workshop Series di Jakarta, seperti dikutip pada Jumat (8/3/2024).

BACA JUGA:  Operator Seluler dan ISP Diminta Ikut Perangi Judi Slot

Menurut Sekjen Mira, disrupsi teknologi membawa banyak tantangan pada kerja kehumasan pemerintah.

Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi dinamika komunikasi strategis pemerintah di era digital.

BACA JUGA:

Menkominfo Dorong Pelaku Industri Telekomunikasi Bangun Budaya Inovasi

Misalnya melalui penyelenggaraan lokakarya bertema komunikasi strategis internasional yang menggandeng lembaga internasional atau bahkan pemerintahan manca negara.

“Penyelenggaraan lokakarya akan dapat memperluas cakrawala dan memperdalam pemahaman tentang peran strategi komunikasi dalam merespons berbagai tantangan di masa depan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Ini Mekanisme Kementerian Kominfo Berantas Konten Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Dia mengapresiasi dukungan Pemerintah Inggris dalam penyelenggaraan lokakarya untuk meningkatkan kapasitas komunikasi strategis pemerintah.

Lokakarya itu diharapkan bisa meningkaykan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Inggris di masa depan.

“Saya juga berharap kerjasama antara Indonesia dan Pemerintah Inggris dapat terus berkembang dan menghasilkan lebih banyak peluang di masa mendatang,” kata Mira Tayyiba.

Sementara itu, Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey mengaku kebanggaan atas kolaborasi Inggris dengan Indonesia dalam lokakarya mengenai upaya memaksimalkan peluang dan mengatasi tantangan komunikasi pemerintah.

BACA JUGA:  Teroris Sempat Ingin Serang Istana Presiden dengan Roket

“Lewat lokakarya ini Inggris dan Indonesia bisa belajar dan berbagi pengalaman masing-masing dalam melakukan komunikasi. Bagaimana membangun resilensi komunikasi pemerintah dalam menghadapi mis dan disinformasi,” ungkapnya. 

Dominic juga mendorong pengembangan kerja sama bilateral itu untuk meningkatkan kapasitas bagi komunikator pemerintah ke depan.

“Momentum 75 tahun peringatan kerja sama Inggris dengan Indonesia semoga akan menjadikan kerja sama makin intensif. Misalnya kerja sama untuk komunikasi pemerintahan agar bisa lebih efektif di masa depan,” pungkas Dubes Inggris. (RBP)

Berita Terkait

Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja
Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru
Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus
Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Rabu, 23 September 2026 - 08:22 WIB

242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027

Berita Terbaru