Undang Distributor, Disdagin Tanjungpinang Bahas Pengendalian Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadhan

- Publisher

Sabtu, 9 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang adakan pertemuan dengan para distributor pangan untuk membahas pengendalian stok dan harga komiditas pangan menjelang puasa dan lebaran 2024. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang adakan pertemuan dengan para distributor pangan untuk membahas pengendalian stok dan harga komiditas pangan menjelang puasa dan lebaran 2024. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang adakan pertemuan dengan para distributor pangan untuk membahas pengendalian stok dan harga komiditas pangan menjelang puasa dan lebaran 2024.

Dalam kesempatan yang sama, rapat juga diikuti oleh Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang serta satgas pangan dari Polresta Tanjungpinang.

Kadisdagin Kota Tanjungpinang, Riany, menjelaskan menanggapi gejolak harga pangan di pasaran menjelang puasa saat ini, disdagin mendapat arahan dari penjabat (Pj) wali kota Tanjungpinang untuk mengawasi dan terus mengawal stok dan harga kebutuhan pokok tersebut.

BACA JUGA:

BACA JUGA:  Dukung Gernas BBWI 2024, Kemenparekraf Gandeng Pemko Tanjungpinang Perkuat Pariwisata

Disdagin Tanjungpinang Jamin Ketersediaan Kebutuhan Pokok Jelang Puasa

“Kami sekarang harus rutin melakukan peninjauan di lapangan, terutama harga dan stok barang pokok penting seperti cabai, beras, minyak goreng dan lainnya,” kata Riany,  Jum’at (8/3).

Riany menerangkan hasil koordinasi dengan pemprov Kepri, hal penting yang harus diperhatikan itu adalah memastikan persediaan dan pendistribusian bahan pokok lancar tanpa hambatan.

“Harga itu juga penting kita pantau setiap hari agar pedagang itu tidak bermain-main nantinya,” sebut Riany.

Selanjutnya, masyarakat juga harus memahami kondisi yang ada di lapangan agar tidak terjadi panic buying, sebab hingga Kamis (7/3) stok kebutuhan pokok itu aman.

BACA JUGA:  Pembukaan MTQH XIX di Melayu Square Tampilkan Pertunjukan Spektakuler

“Hari ini kami datangkan langsung distributornya, baik itu beras, cabai, minyak goreng, daging, ayam, telur, gula dan lainnya untuk memastikan langsung stoknya,” terangnya.

Ia menyebut ingin mendengar langsung dari para distributor terkait kendala di lapangan yang membuat proses distribusi terganggu atau harga menjadi naik.

“Jadi kalau stok itu ada, nggak ada alasan mereka untuk menaikkan. Ini yang perlu kita tegaskan,” ujar Riany lagi.

Jika nantinya ada kenaikan dengan alasan yang tidak wajar, lebih jauh Riany menyebut ia pasti akan menegur yang bersangkutan. Seperti harga cabai pedagang tidak bisa menaikkan harga sesuka hati, sebab di hari kedua dan ketiga kondisi kualitasnya sudah berubah.

BACA JUGA:  Disdagin Tanjungpinang Pantau Stabilitas Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional

Jika alasan pedagang menaikkan karena tingginya kebutuhan, sementara harga modalnya masih sama tentu tidak bisa diterima.

“Ini strategi kita dengan pemantauan rutin dan operasi pasar murah,” terangnya.

Langkah lain yang dilakukan Disdagin Kota Tanjungpinang itu adalah memantau langsung stok pangan ke gudang. Ternyata hasilnya semua kebutuhan pokok masyarakat itu stoknya masih aman.

“Kita khawatir ada yang menimbun, kemudian menaikkan harga nantinya,” demikian Riany. (RP)

Berita Terkait

Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online
Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026
Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026
Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII
Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:37 WIB

Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:59 WIB

Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 07:08 WIB

Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Berita Terbaru