Starlink akan Uji Coba Layanan Internet Satelit di IKN pada 2024

- Publisher

Jumat, 5 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kiri-Kanan, Dirjen PPI Kominfo Wayan Toni Supriyanto, Menkominfi Budi Arie Setiadi, dan Wamenkominfo Nezar Patria. Foto: Humas Kominfo

Kiri-Kanan, Dirjen PPI Kominfo Wayan Toni Supriyanto, Menkominfi Budi Arie Setiadi, dan Wamenkominfo Nezar Patria. Foto: Humas Kominfo

INIKEPRI.COM – Layanan internet satelit Starlink akan diuji coba di Ibu Kota Negara Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, pada 2024 setelah Space X mengajukan perizinan sebagai penyelenggara layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT) dan Internet Service Provider (ISP) kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Kalau di IKN itu (Starlink) dia bakal melakukan uji coba dan lagi diusahakan time table-nya (jadwal uji coba layanan Starlink di 2024),” ujar Menteri Kominfo (Menkominfo), Budi Arie Setiadi disela-sela acara Buka Puasa bersama Wartawan Kominfo di Press Room Kementerian Kominfo, Jakarta, seperti dikutip pada Kamis (4/4/2024).

BACA JUGA:  Komnas HAM Perkuat Upaya Pencegahan dan Penanganan TPPO

BACA JUGA:

Menkominfo Dorong Pelaku Industri Telekomunikasi Bangun Budaya Inovasi

Starlink sendiri adalah Proyek Pengembangan Konstelasi Satelit besutan perusahaan asal Amerika Serikat Space X yang bergerak pada layanan komunikasi internet berbasis satelit berkemampuan tinggi dengan harga terjangkau.

Budi Arie mengatakan, Starlink hadir karena pemerintah membuka peluang bagi perusahaan telekomunikasi baik skala nasional maupun global untuk berinvestasi dan mengembangkan ekosistem digital di Indonesia.

“Kita lihat nanti perkembangannya, yang penting kita harus bikin bisnis yang fair, level playing field-nya juga dan semua harus ikuti regulasi yang ada,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo (Dirjen PPI Kominfo), Wayan Toni Supriyanto, menjelaskan, dalam proses perizinan operasi, Starlink telah membangun hub dan memenuhi standarisasi perangkat dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika.

BACA JUGA:  IKN Bakal Uji Coba Mobil Terbang pada Tahun 2024

“Jadi mereka ada kemungkinan sudah comply untuk VSAT. Untuk internet (ISP) dia harus bekerja sama dengan NAP (Network Access Provider), mungkin belum selesai perjanjian kerja sama,” tutur dia.

Menurut Wayan Toni, rentan waktu uji coba layanan internet satelit di IKN merupakan kebijakan pihak Starlink.

Dalam hal ini, uji coba internet Starlink ditargetkan akan digelar sebelum atau setelah Hari Raya Idulfitri 1445 hijriah.

BACA JUGA:  Prabowo Tinjau Kesiapan Lokasi Upacara untuk HUT RI Perdana di IKN

“Kemungkinan sebelum lebaran atau setelah lebaran. Nanti diharapkan uji coba untuk penggunaan satu ground segment-nya menggunakan layanan mereka,” ungkap Dirjen PPI Kominfo.

Dia menyatakan, ada perbedaan kedudukan antara Starlink Global dan Starlink Indonesia.

Starlink Indonesia dinilai menjadi bagian dari penyelenggara telekomunikasi di Indonesia.

“Mereka global ya Starlink saja, kalau Starlink Indonesia pemegang izin VSAT dan izin ISP-nya nanti jadi dia seperti penyelenggara di Indonesia. Mereka beli perangkat dan internetnya ke Starlink global, jangan disamakan dengan mereka, makanya harus membangun hub disini,” kata Wayan Tono menandaskan. (RP)

Berita Terkait

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Berita Terbaru