Peduli Korban Bencana di Karimun, Gubernur Ansar Serahkan Bantuan Rp1,5 Miliar

- Publisher

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menyerahkan bantuan sosial untuk korban bencana angin puting beliung dan kebakaran di Kabupaten Karimun secara simbolis di Gedung Serbaguna Nilamsari, Kantor Bupati Karimun, Kamis (30/5/2024). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menyerahkan bantuan sosial untuk korban bencana angin puting beliung dan kebakaran di Kabupaten Karimun secara simbolis di Gedung Serbaguna Nilamsari, Kantor Bupati Karimun, Kamis (30/5/2024). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menyerahkan bantuan sosial untuk korban bencana angin puting beliung dan kebakaran di Kabupaten Karimun secara simbolis di Gedung Serbaguna Nilamsari, Kantor Bupati Karimun, Kamis (30/5/2024).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Kepri terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana alam di Kabupaten Karimun.

Gubernur Ansar menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk mendata semua korban bencana. Bantuan yang diberikan bervariasi tergantung pada klasifikasi kerusakan, mulai dari kerusakan berat, sedang, hingga ringan.

“Sudah menjadi kewajiban kami sebagai pemimpin dan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat Kepri yang terkena musibah, karena itulah kita mesti gerak cepat membantu,” kata Gubernur Ansar.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Sosialisasikan Program Strategis Pemprov Kepri di Sei Jati, Kabupaten Bintan

Bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepri kepada korban bencana di Karimun ini yaitu bantuan sosial terdampak bencana angin puting beliung dengan total bantuan sebesar Rp. 1.201.217.200 yang terdiri dari sektor perumahan (95 unit terdiri dari 74 unit rusak ringan, 20 rusak sedang dan 1 unit rusak berat) dengan bantuan sebesar Rp1.163.282.200, lalu bantuan sektor ekonomi (9 unit tempat usaha) dengan bantuan sebesar Rp37.935.000.

Adapun bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri untuk korban bencana kebakaran di Kabupaten Karimun diberikan sebesar 240 juta Rupiah, sehingga total bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri berjumlah RP1,5 miliar Rupiah.

BACA JUGA:  Ansar Paparkan Program Strategis saat Silaturahmi dengan masyarakat Perumahan Putri Hijau Batam

Gubernur Ansar juga menegaskan pentingnya segera mencairkan dana bantuan tersebut. “Saya tanya sama BPBD, kapan ini bisa dicairkan? Yang penting bapak ibu semua sudah punya rekening, nanti tolong komunikasi sama BPBD supaya ini segera dicairkan, jangan lama-lama,” tambahnya.

Gubernur Ansar berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban bencana. “Mudah-mudahan bapak ibu tetap semangat, tidak ada satu manusia pun yang ingin mendapat musibah, tapi kadang kala Allah menegur kita. Jadikan ini sebagai introspeksi diri, dan insya Allah di balik kesulitan ini pasti ada kemudahan yang Allah berikan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Lanal Karimun Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Tujuan Singapura

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami sangat bersyukur bapak Gubernur Ansar Ahmad begitu perduli dengan masyarakat Karimun, uluran bantuan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Bupati Karimun juga menyoroti bantuan yang mengalir dari masyarakat selama beberapa hari setelah bencana terjadi, menunjukkan solidaritas dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Karimun Muhammad Yusuf Sirat, Kepala BPBD Provinsi Kepri M. Hasbi, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri Burhanudin, dan Tim Percepatan Pembangunan Suyono Saeran.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Semangat Muharram, Kemenag Karimun Gelar Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas
Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah
Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia
ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa
Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless
Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”
Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:37 WIB

Semangat Muharram, Kemenag Karimun Gelar Lebaran Anak Yatim dan Disabilitas

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:43 WIB

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:02 WIB

Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:26 WIB

ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

Berita Terbaru