Kebutuhan Hewan Qurban di Tanjungpinang Meningkat, Ribuan Ekor Disiapkan

- Publisher

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis DP3 Tanjungpinang Robert Lukman. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Kadis DP3 Tanjungpinang Robert Lukman. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) telah memberikan label tanda sehat dan layak terhadap hewan qurban.

Pemberian label kepada hewan qurban tersebut untuk dipersiapkan menjelang lebaran Idul Adha mendatang serta mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kadis DP3 Tanjungpinang Robert Lukman mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim kesehatan untuk memberikan tanda sehat dan layak kepada hewan qurban.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Luncurkan Intervensi Serentak Tangani Stunting

“Sampai saat ini mungkin sudah ada separuh yang diberi tanda dari jumlah hewan kurban yang ada,” jelas Robert Selasa (4/6/2024).

Menurutnya, persediaan hewan qurban sebanyak 1.621 ekor, terdiri dari 729 ekor sapi dan 892 ekor kambing.

“Sapi di Tanjungpinang rata-rata merupakan jenis sapi Bali, kebanyakan memang dikirim dari daerah Jambi dan sekitarnya,” ujar Robert.

BACA JUGA:  Pekan Olahraga Pelajar Kota Tanjungpinang Dimulai, Lahirkan Bibit Atlet Unggul

Ia menuturkan, bahwa kebutuhan hewan qurban di Tanjungpinang akan mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2023 lalu.

Berdasarkan prediksi 2024, kebutuhan hewan kurban di Tanjungpinang yakni hanya berjumlah 1.197 ekor, diantaranya 724 sapi dan 472 kambing.

“Sehingga kami simpulkan persediaan sapi dan kambing di Tanjungpinang mencukupi dan tetap ada kelebihan ketersediaan dari kebutuhan masyarakat,” jelas Robert.

BACA JUGA:  Rahma Resmi Jabat Wali Kota Tanjungpinang Definitif

Kendati demikian Robert kembali mengimbau kepada para peternak hewan qurban, agar tetap memperhatikan kesehatan dan kelayakan hewan ternak yang akan dijual ke masyarakat.

“Dan tentu akan dibantu oleh Pemko dengan memberikan label sehat dan layak untuk memastikan hewan ternak aman untuk dikonsumsi,” pungkasnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:39 WIB

22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Berita Terbaru