Dibuka Oleh Assisten 1 Kepri, Festival Raja Ali Haji Kembali Digelar Setelah 28 Tahun Vakum

- Admin

Minggu, 7 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah vakum selama 28 tahun sejak tahun 1996 lalu, Festival Raja Ali Haji (RAH) kembali diselenggarakan di tahun 2024 ini. Asisten 1 Bidang  Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kepulauan Riau, T.S Arif Fadillah mewakili Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad secara resmi membuka kegiatan ini, Jumat (5/7/2024). Foto: Diskominfo Kepri

Setelah vakum selama 28 tahun sejak tahun 1996 lalu, Festival Raja Ali Haji (RAH) kembali diselenggarakan di tahun 2024 ini. Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kepulauan Riau, T.S Arif Fadillah mewakili Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad secara resmi membuka kegiatan ini, Jumat (5/7/2024). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Setelah vakum selama 28 tahun sejak tahun 1996 lalu, Festival Raja Ali Haji (RAH) kembali diselenggarakan di tahun 2024 ini. Asisten 1 Bidang  Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kepulauan Riau, T.S Arif Fadillah mewakili Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad secara resmi membuka kegiatan ini, Jumat (5/7/2024).

Festival yang sangat dinantikan oleh masyarakat Pulau Penyengat ini dilaksanakan di kawasan Balai Adat Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Acara ini direncanakan berlangsung selama tiga hari tiga malam, dimulai dari tanggal 5 hingga 7 Juli 2024.

Acara ini diselenggarakan dengan tujuan memperkuat identitas budaya Melayu dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Riau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama festival RAH, berbagai acara menarik akan disajikan, termasuk alih wahana Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji dalam format tari, pentas musik bersama Dermaga Musica dan Staman Penyengat, serta pameran buku dan naskah klasik. Selain itu, masih banyak kegiatan menarik lainnya yang akan menyemarakkan festival ini.

Dalam sambutannya, Arif Fadillah menyampaikan pentingnya peran budaya dalam pembangunan daerah. “Provinsi Kepulauan Riau sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya Melayu, Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, berdaya saing dan berbudaya, serta mengemban misi mengembangkan dan melestarikan budaya Melayu dan budaya nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” kata Arif.

Baca Juga :  HUT RI Ke-77, Masyarakat Tanjungpinang Diimbau Pasang Bendera Merah Putih 1-31 Agustus 2022

Lebih lanjut, Arif Fadillah menekankan bahwa kebudayaan Melayu memiliki ciri khas dan perbedaan dengan budaya-budaya lain di Indonesia.

“Bentuk dari Kebudayaan Melayu yang memiliki ciri khas dan perbedaan dengan budaya-budaya yang ada di daerah lain dapat dijadikan suatu cita-cita dalam melestarikan dan menunjukan jati diri daerah yang kemudian menjadi bagian kekayaan budaya Indonesia,” imbuhnya.

Arif Fadillah juga mengatakan bahwa Kepulauan Riau memiliki banyak warisan budaya, mulai dari tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, hingga permainan rakyat dan olahraga tradisional.

“Dengan begitu banyaknya warisan budaya di Kepulauan Riau sebagai objek pemajuan budaya, semuanya ada disini di pulau kecil ini, Pulau Penyengat Indera Sakti dan itu semua harus kita jaga dan lestarikan bersama-sama,” ujarnya.

Baca Juga :  Rahma Buka Turnamen Futsal Gempas Cup 2023

Arif Fadillah juga menegaskan pentingnya melestarikan warisan budaya tersebut melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“Sebagai Warisan Budaya yang ada di Kepri  hal tersebut perlu dilestarikan. Salah satu bentuk pelestarian tersebut adalah mengadakan event, festival dan berbagai macam bentuk kegiatan yang melibatkan peserta didik dan masyarakat dari berbagai kalangan,” pintanya.

Arif Fadillah berharap kegiatan seperti Festival Raja Ali Haji dapat menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan budaya. “Sehingga hal ini tetap berkesinambungan dan ada generasi penerus yang tumbuh dengan suasana budaya dan pelestarian yang kuat di masa akan datang, serta warisan budaya di Indonesia dan di Kepulauan Riau khususnya dapat terus bertahan dan berkembang tidak putus di satu generasi saat ini saja,” harapnya.

Di akhir sambutannya, Arif Fadillah mengharapkan Festival Raja Ali Haji dapat menggugah semangat generasi muda untuk mengambil tongkat estafet dalam melestarikan budaya Indonesia, khususnya budaya Melayu Kepulauan Riau.

“Semoga melalui acara ini dapat menggugah semangat generasi muda untuk mengambil tongkat estafet dalam melestarikan budaya Indonesia, khususnya budaya Melayu Kepulauan Riau,” tutupnya.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Bentuk Peta Jalan Pengendalian Inflasi, Sinkronisasi Progja TPID dengan Karakteristik Daerah

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kepri Juramadi Esram mengharapkan melalui acara ini, semangat generasi muda untuk melestarikan budaya Indonesia, khususnya budaya Melayu Kepulauan Riau, semakin tumbuh. Festival ini juga diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam menjaga kelangsungan warisan budaya yang ada agar tidak putus di satu generasi saja.

“Semoga Festival Raja Ali Haji (RAH) dapat terus diselenggarakan di masa mendatang dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memajukan dan melestarikan kebudayaan di Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Juramadi juga mengatakan semoga Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momen penting untuk mengenang dan menghargai warisan budaya serta literatur yang ditinggalkan oleh Raja Ali Haji. “Dengan semangat kebersamaan dan cinta budaya, mari kita sukseskan Festival Raja Ali Haji 2024!,” tutupnya.

Turut hadir dalam festival ini, Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat Sjamsul Hadi, para pimpinan FKPD Kepri, para tokoh adat dan masyarakat Penyengat dan masyarakat Penyengat.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pj. Wali Kota Andri Rizal Apresiasi Karya Bakti TNI AU di Pulau Penyengat
Dapatkan Kekebalan Optimal, Anak Perlu Lengkapi Imunisasi Polio
Buka Pesparawi LPPD, Thamrin Dahlan: Ajang Pererat Persatuan Masyarakat Tanjungpinang
Inovasi Bank Sampah Kuantan Bersih Antar Tanjungpinang ke Panggung Nasional
Gedung Instalasi Farmasi Kepri Diresmikan Gubernur Ansar, Vaksin dan Obat Kini Tersimpan Lebih Aman
Buka Pelatihan GTA, Sekda Kepri Tekankan Pentingnya Transformasi Pemerintahan dalam Era Digital
Bersama Kejaksaan, Disdukcapil Tanjungpinang Salurkan KIA di Pulau Penyengat
Inflasi Membaik, Sekda Tanjungpinang Pastikan Program Pengendalian Inflasi Terus Dijalankan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 09:54 WIB

Pj. Wali Kota Andri Rizal Apresiasi Karya Bakti TNI AU di Pulau Penyengat

Jumat, 19 Juli 2024 - 09:07 WIB

Dapatkan Kekebalan Optimal, Anak Perlu Lengkapi Imunisasi Polio

Kamis, 18 Juli 2024 - 08:14 WIB

Buka Pesparawi LPPD, Thamrin Dahlan: Ajang Pererat Persatuan Masyarakat Tanjungpinang

Rabu, 17 Juli 2024 - 09:23 WIB

Inovasi Bank Sampah Kuantan Bersih Antar Tanjungpinang ke Panggung Nasional

Selasa, 16 Juli 2024 - 09:30 WIB

Gedung Instalasi Farmasi Kepri Diresmikan Gubernur Ansar, Vaksin dan Obat Kini Tersimpan Lebih Aman

Selasa, 16 Juli 2024 - 09:26 WIB

Buka Pelatihan GTA, Sekda Kepri Tekankan Pentingnya Transformasi Pemerintahan dalam Era Digital

Minggu, 14 Juli 2024 - 06:51 WIB

Bersama Kejaksaan, Disdukcapil Tanjungpinang Salurkan KIA di Pulau Penyengat

Jumat, 12 Juli 2024 - 09:06 WIB

Inflasi Membaik, Sekda Tanjungpinang Pastikan Program Pengendalian Inflasi Terus Dijalankan

Berita Terbaru

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ekonomi

OJK Imbau Masyarakat Waspadai Penyalahgunaan Data Pribadi

Senin, 22 Jul 2024 - 06:40 WIB