Kominfo Bangun Pusat Pengembangan Talenta Digital di 34 Provinsi

- Publisher

Rabu, 10 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPSDM Kominfo Hary Budiarto. Foto: Humas Kominfo

Kepala BPSDM Kominfo Hary Budiarto. Foto: Humas Kominfo

INIKEPRI.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan membangun Pusat Pengembangan Talenta Digital atau Digital Talent Center (DTC) di 34 provinsi dengan mengubah fungsi kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT), untuk mengatasi kesenjangan talenta digital di Indonesia.

“Jadi kita punya UPT di beberapa provinsi seperti di Cikarang, Bandung, Jogja, Surabaya, Banjarmasin, Medan, Makassar, Manado, kita ada. Sudah ada UPT yang nanti rencananya kita ubah fungsinya menjadi DTC,” ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian (Kepala BPSDM) Kominfo, Hary Budiarto, dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilansir pada Rabu (10/7/2024).

Hary mengatakan, berdasarkan hasil kajian BPSDM Kominfo, Indonesia memiliki ketersediaan talenta digital mencapai 9.034.849 orang hingga 2030.

BACA JUGA:  FB, Ig dan WhatsApp Lolos dari Jerat Blokir Kominfo

Angka tersebut diitung dari lulusan pendidikan formal sektor digital dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Sedangkan jumlah kebutuhan telenta digital hingga 2030 mencapai 12.092.110 orang. Berarti kita butuh sekitar 2,7 juta talenta digital,” ungkapnya.

Menurut Hary, pembangunan DTC akan berlangsung bertahap seusai dengan ketersediaan anggaran Kementerian Kominfo.

Oleh karena itu, pembangunan Pusat Pengembangan Talenta Digital akan dibagi dalam tiga prioritas.

“Ada daerah yang prioritas kesatu, ada yang prioritas kedua dan ada yang prioritas ketiga. Kenapa prioritas ketiga karena sudah hampir bagus, gap-nya tidak terlalu tinggi terus kemudian lajunya cukup bagus untuk memenuhi gap-gap tadi,” tutur dia.

Lebih lanjut Hary mengatakan, saat ini ada satu DTC yang sudah beroperasi yakni di Cikarang, Jawa Barat yang dibangun dengan dana hibah Pemerintah Korea Selatan.

BACA JUGA:  Pentingnya Pemahaman Bukti Elektronik dalam Kasus Korupsi

DTC Cikarang dinilai memenuhi peryaratan minimal, seperti memiliki dormitory atau tempat menginap, coworking space, laboratorium, ruang kelas, auditorium, dan ruang pusat pelatihan (training center), serta sport area.

“Jadi yang sudah siap menjadi DTC itu satu di Cikarang. Dormitory ada 150 kamar, dengan dua tempat tidur. Kalau mau adakan pelatihan dengan 300 peserta mereka bisa menginap di situ.  Mereka bisa sampai 300 satu kali mengadakan pelatihan,” kata Kepala BPSDM Kominfo.

Kementerian Kominfo dipastikan akan segera membangun DTC di Kota Medan, Sumatra Utara dan lokasinya sudah dipilih karena sudah ada UPT serta ada lahan kosong.

BACA JUGA:  Tok! Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan 18 Lembaga Negara Dibubarkan Jokowi

Dalam pembangunan DTC, Kementerian Kominfo akan berkolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan, Balai Latihan Kerja dan Balai Peningkatan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, PIDI 4.0 Kementerian Perindustrian serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Selain itu, BPSDM Kementerian Kominfo berkolaborasi dengan perusahaan dan industri yang membutuhkan talenta digital dan memfasilitasi penyediaan tes dan menghubungkan kontrak dengan perusahaan.

“JIka perusahaan A membutuhkan talenta di bidang cyber security, maka DTC akan memberikan pelatihan kepada 30 talenta digital sesuai dengan kebutuhan. Kemudian mereka dikasih test, dikasih proyek suatu persoalan, kemudian mereka selesaikan, kemudian baru industrinya kontrak. Ini salah satu contoh,” tandas Hary Budiarto.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Berita Terbaru