Satu Dekade Jokowi Sukses Tingkatkan 17.203 Desa Mandiri pada 2024

- Publisher

Selasa, 8 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Jumlah desa mandiri di Indonesia mengalami lonjakan signifikan, bertambah sebanyak 17.029 desa dari 174 desa pada 2015 menjadi 17.203 desa per 7 Oktober 2024.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Paiman Raharjo, dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang digelar secara daring di Jakarta, Senin (7/10/2024).

Paiman menjelaskan bahwa peningkatan jumlah desa mandiri merupakan hasil dari pengucuran Dana Desa yang dimulai pada tahun 2015, dengan dukungan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Berdasarkan data dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp609,68 triliun melalui APBN untuk pengembangan ekonomi desa dari tahun 2015 hingga 2024.

BACA JUGA:  Soroti Kerja Kemendes PDTT, Cen Sui Lan Perjuangkan Internet Desa di Kepulauan Riau

Menurut Paiman, pengalokasian dana desa tersebut telah memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan status desa dari kategori sangat tertinggal dan tertinggal menjadi lebih berkembang. Saat ini, desa dengan status sangat tertinggal dan tertinggal hampir tidak ada lagi di Pulau Jawa.

“Desa sangat tertinggal dan tertinggal sekarang lebih banyak terdapat di Papua, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, kemudian di Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur,” ungkapnya.

Selain peningkatan desa mandiri, status desa lainnya juga mengalami peningkatan signifikan dalam hampir satu dekade terakhir. Jumlah desa dengan status maju meningkat menjadi 23.063 desa pada 2024, dari semula 3.608 desa pada 2015. Sementara itu, desa dengan status berkembang menjadi 24.532 desa pada 2024, dari sebelumnya 22.882 desa pada 2015.

BACA JUGA:  Patung Buddha yang Berbadan Gemuk Bukanlah Sosok Sidharta Gautama

Paiman juga menyebutkan bahwa perbaikan status desa ini didukung oleh pembangunan sarana dan prasarana desa yang dilakukan pemerintah selama hampir 10 tahun terakhir. Salah satu pencapaian besar adalah pembangunan infrastruktur jalan desa yang kini mencapai 366 ribu kilometer.

“Peningkatan infrastruktur desa ini juga ditopang oleh adanya Dana Desa, yang digunakan untuk membangun jalan, fasilitas umum, serta mendorong perekonomian lokal,” jelasnya.

BACA JUGA:  Bupati Natuna Temui Mendes PDTT, Bahas Pengembangan Kawasan Transmigrasi Strategis di Wilayah Perbatasan

Paiman menambahkan bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga berkembang pesat selama periode ini. Dana Desa turut membantu dalam penurunan angka kemiskinan ekstrem dan peningkatan ketahanan pangan di desa-desa.

“Pada periode 2020-2021, Dana Desa juga berperan besar dalam memperkuat ketahanan desa dari dampak pandemi COVID-19,” pungkasnya.

Pertumbuhan jumlah desa mandiri yang mencapai 17.203 desa pada 2024 merupakan bukti suksesnya pengelolaan Dana Desa dan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan pembangunan infrastruktur yang terus berkembang, desa-desa di Indonesia kini semakin maju dan siap berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 07:15 WIB

Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK

Berita Terbaru