Mendagri Ingatkan Pemda soal Inflasi

- Publisher

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah daerah (pemda) agar terus menjaga laju inflasi.

Hal itu disampaikan Tito, melalui keterangan resmi, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2024, yang Dirangkaikan dengan Sosialisasi Kebijakan Upah Minimum Tahun 2025 di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (9/12/2024).

BACA JUGA:  Amsakar: “Batam Relatif Stabil, Sembako Aman, Harga Terkendali”

Tito mengatakan, langkah tersebut penting meski secara year on year atau tahunan pada November 2024, inflasi nasional terkendali di angka 1,55 persen, yang merupakan terendah sejak kemerdekaan Indonesia.

Menurut Tito, pemerintah menargetkan angka inflasi berada di angka 1,5 hingga 3,5 persen.

Tito menegaskan, agar inflasi tidak di bawah target karena produsen akan kesulitan menutupi ongkos produksi lantaran harga terlalu rendah. “Kalau harga terlalu rendah, mereka (produsen) yang kesulitan,” kata Tito.

BACA JUGA:  Ini Pengaruh Pandemi Terhadap Inflasi Agustus 2020 di Tanjungpinang

Namun, angka tersebut juga jangan sampai di atas 3,5 persen karena akan menyulitkan masyarakat lantaran harganya terlalu tinggi. Ini sangat berdampak terutama bagi masyarakat dengan ekonomi rendah. “Oleh karena itulah kita masih terjaga di angka yang menjadi target pemerintah pusat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Percepat Serapan Anggaran

Selain itu, Tito juga mengingatkan perlunya mengantisipasi lonjakan harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pada momen ini, pola konsumsi masyarakat terhadap barang dan jasa diperkirakan meningkat sehingga berdampak terhadap kenaikan harga.

“Tapi ingat bahwa sebentar lagi kita menghadapi Natal Tahun Baru, ada pesta, makan-makan, transportasi, mobilitas masyarakat bergerak tinggi, ini juga bisa meningkatkan permintaan atau demand,” ujar Tito.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026
BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026
Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap
Menkeu: Perekonomian Indonesia tidak Suram
Kabar Baik! Batas Lapor SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
Ekspor Listrik Bersih ke Singapura, Batam–Bintan–Karimun Jadi Basis Industri
Di Hadapan Menteri Purbaya, BP Batam Tegaskan Komitmen Benahi Persoalan Investasi
Jelang Idulfitri, Amsakar dan Wamendag Pastikan Harga dan Stok Sembako di Batam Aman

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 16:10 WIB

AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026

Kamis, 2 April 2026 - 20:40 WIB

BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:23 WIB

Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:30 WIB

Menkeu: Perekonomian Indonesia tidak Suram

Kamis, 26 Maret 2026 - 07:38 WIB

Kabar Baik! Batas Lapor SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Berita Terbaru