Pelaku UKM Rasakan Keuntungan dari Bazar MTQH XIX di Melayu Square

- Publisher

Minggu, 27 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XIX tingkat Kota Tanjungpinang yang berlangsung pada 21-25 April 2025 di Pelataran Melayu Square tidak hanya sukses dalam aspek keagamaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Foto: INIKEPRI.COM

Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XIX tingkat Kota Tanjungpinang yang berlangsung pada 21-25 April 2025 di Pelataran Melayu Square tidak hanya sukses dalam aspek keagamaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XIX tingkat Kota Tanjungpinang yang berlangsung pada 21-25 April 2025 di Pelataran Melayu Square tidak hanya sukses dalam aspek keagamaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Selama lima hari berlangsung, total omset transaksi dari stand bazar tercatat mencapai Rp131.853.000.

Salah satu pelaku UKM, Lina, yang menjual jagung cheese tarik, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berjualan di acara ini. “Alhamdulillah, kami bisa berjualan di sini. Pendapatan saya per malam bisa mencapai Rp500.000,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Lina berharap, jika ada acara Pemko di masa depan, lokasi yang sama bisa dipilih agar mereka bisa kembali berpartisipasi.

“Selama MTQH, pengunjung selalu ramai, baik pagi maupun malam. Bahkan, yang buka pagi hanya dua jam saja bisa mendapat Rp200.000 hingga Rp300.000. Sementara malam hari, pendapatan bisa lebih dari itu,” tambahnya.

BACA JUGA:  ASN Pemko Tanjungpinang Dilarang Mudik Natal dan Tahun Baru

Selain Lina, Lena, pemilik Alfa Tanjak, juga merasakan dampak positif dari bazar MTQH. “Pengunjung sangat antusias dengan produk tanjak. Ini mungkin berkat kebijakan Wali Kota Lis Darmansyah yang menghidupkan kembali penggunaan tanjak di Kota Tanjungpinang,” kata Lena.

Ia berharap pemerintah terus mendukung penggunaan tanjak, dan menyarankan agar tradisi ini tidak hanya diterapkan di kalangan pegawai Pemko, tetapi juga di sekolah-sekolah, khususnya bagi siswa SD dan SMP setiap hari Jumat.

BACA JUGA:  Rahma Bawa Data 546 Keluarga Miskin Ekstrem Hasil Muskot ke Kementerian

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Tanjungpinang, Tamrin Dahlan, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan acara ini.

“Kami juga mohon maaf jika dalam pelaksanaan masih ada kekurangan, dan kami berharap kekurangan tersebut menjadi pelajaran untuk acara mendatang,” ujarnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:36 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Berita Terbaru