INIKEPRI.COM – Jemaah haji Kabupaten Karimun yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Batam (BTH 01) telah tiba di Bir Ali pada malam ini untuk melaksanakan miqat, yakni mengambil niat ihram sebagai syarat sah dalam memulai ibadah umrah bagian dari rangkaian haji.
Setelah singgah sebentar, pada pukul 20.49 Waktu Arab Saudi (WAS), bus yang membawa para jemaah sudah kembali bergerak melanjutkan perjalanan menuju Kota Mekkah.
Bir Ali adalah salah satu lokasi miqat yang telah ditetapkan Rasulullah SAW sebagai tempat mengambil niat ihram bagi jamaah haji dan umrah yang datang dari arah Madinah.
Lokasinya berada sekitar 11 km dari pusat Kota Madinah, terletak di wilayah Dzul Hulaifah.
Di tempat ini berdiri Masjid Dzul Hulaifah—dikenal juga dengan sebutan Masjid Bir Ali—yang menjadi tempat para jemaah mengambil niat ihram.
Miqat adalah batas waktu dan tempat yang telah ditentukan untuk memulai niat dalam ibadah haji atau umrah. .
Adapun ihram adalah kondisi suci lahir dan batin yang disertai dengan niat untuk memulai ibadah haji atau umrah, ditandai dengan mengenakan pakaian ihram dan meninggalkan hal-hal yang dilarang selama berihram.
Di Bir Ali, para jemaah melaksanakan salat sunnah ihram dua rakaat dan kemudian mengucapkan niat untuk umrah. Niat ini bersifat wajib, bukan sunnah, karena menjadi syarat utama dalam pelaksanaan umrah.
Umrah yang dilakukan ini merupakan bagian dari rangkaian Haji Tamattu’, yaitu melaksanakan umrah terlebih dahulu sebelum wukuf di Arafah pada waktu haji. Ini berbeda dengan umrah biasa yang dilakukan di luar musim haji dan tidak terkait dengan ibadah haji.
Jemaah hanya berada sebentar di Bir Ali, cukup untuk melaksanakan salat sunnah ihram dan niat, kemudian kembali ke dalam bus untuk melanjutkan perjalanan menuju Kota Mekkah. Sepanjang perjalanan, para jemaah terus melantunkan talbiah dengan khusyuk, sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
Perjalanan dari Bir Ali ke Mekkah diperkirakan memakan waktu sekitar lima hingga enam jam. Seluruh jemaah telah mengenakan pakaian ihram sejak dari Madinah dan dalam kondisi siap secara fisik dan spiritual untuk memasuki tahap ibadah selanjutnya di Tanah Suci.
Penulis : RP
Editor : IZ

















