Menabur Cahaya di Pelosok, Menuai Anugerah di Senja Usia

- Publisher

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arfandi, Penyuluh Agama Islam Non-PNS asal Kecamatan Midai, Kabupaten Natuna, yang resmi diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di usia 55 tahun. Pengangkatan ini menjadi simbol penghargaan atas pengabdian tulusnya selama puluhan tahun di pelosok-pelosok Natuna. Foto: INIKEPRI.COM

Arfandi, Penyuluh Agama Islam Non-PNS asal Kecamatan Midai, Kabupaten Natuna, yang resmi diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di usia 55 tahun. Pengangkatan ini menjadi simbol penghargaan atas pengabdian tulusnya selama puluhan tahun di pelosok-pelosok Natuna. Foto: INIKEPRI.COM

PPPK di Usia 55: Kisah Haru Arfandi, Sang Penyuluh Agama yang Tulus Mengabdi”

INIKEPRI.COM – Suasana haru dan bahagia menyelimuti wajah Arfandi, seorang Penyuluh Agama Islam Non-PNS, usai menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Usianya kini 55 tahun—usia yang bagi sebagian orang mungkin sudah mendekati masa pensiun, tapi bagi Arfandi, ini adalah awal dari pengabdian yang lebih bermakna.

BACA JUGA:  Ansar - Nyanyang Gelar Kampanye di Bunguran Batubi, Warga Membanjiri

Pengangkatan ini bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah hasil dari puluhan tahun kesabaran, dedikasi, dan ketulusan yang ia curahkan tanpa henti.

Sejak awal mengabdi, Arfandi telah menyusuri pelosok-pelosok kampung di Kecamatan Midai, membagikan ilmu dan nilai-nilai agama dengan hati yang ikhlas.

“Saya tidak pernah mengejar jabatan. Saya hanya ingin menanamkan akhlak dan menyebarkan kebaikan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Selasa (27/5/2025).

BACA JUGA:  Aksi Bangun Sehat Bersama Hadir di Kelanga, Bupati Natuna Ajak Warga Tak Abai Cek Kesehatan

Selama bertahun-tahun, ia berjalan dalam senyap, menebar cahaya di tempat yang sering kali luput dari sorotan.

Tanpa gaji tetap, tanpa jaminan masa depan, ia tetap berdiri teguh karena yakin bahwa pengabdian sejati akan selalu menemukan jalannya.

Kepala Seksi Bimas Islam turut mengapresiasi pencapaian Arfandi, menyebutnya sebagai sosok teladan bagi para penyuluh agama lainnya.

“Beliau adalah bukti bahwa keikhlasan dan kesabaran dalam mendidik tak pernah sia-sia,” ucapnya.

BACA JUGA:  Maghrib Keliling di Subi Besar: Kemenag Natuna Tekankan Pentingnya Jaga Tanah Wakaf

Kini, dengan status sebagai PPPK, Arfandi berharap dapat terus berkontribusi lebih maksimal hingga masa pensiun tiba.

Ia tetap membawa semangat yang sama: menyebarkan kebaikan, menanamkan akhlak, dan melayani umat.

Kisah Arfandi menjadi pengingat bahwa selama masih ada dedikasi, pintu-pintu harapan akan selalu terbuka—meski kadang harus menunggu hingga senja datang membawa cahaya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Sang Juara Ranai Darat Dibikin Tak Berkutik, Raja Mustakim Menang Apollo di Meja Domino
Beras untuk Keluarga, Cek Kesehatan untuk Masa Depan: Langkah Natuna Perkuat Perlindungan Warga
Raja Mustakim Sambangi Keluarga Warga yang Hilang di Hutan, Bawa Sembako dan Santunan
Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako
Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan
Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan
Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan
Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Sang Juara Ranai Darat Dibikin Tak Berkutik, Raja Mustakim Menang Apollo di Meja Domino

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Beras untuk Keluarga, Cek Kesehatan untuk Masa Depan: Langkah Natuna Perkuat Perlindungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:04 WIB

Raja Mustakim Sambangi Keluarga Warga yang Hilang di Hutan, Bawa Sembako dan Santunan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan

Berita Terbaru