BTN Dorong Kemandirian UMKM Makassar Lewat Edukasi dan Manajemen Risiko

- Admin

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengikuti kegiatan Sosialisasi UMKM BTN Usaha yang digelar Bank Tabungan Negara (BTN). Foto: INIKEPRI.COM

Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengikuti kegiatan Sosialisasi UMKM BTN Usaha yang digelar Bank Tabungan Negara (BTN). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengikuti kegiatan Sosialisasi UMKM BTN Usaha yang digelar Bank Tabungan Negara (BTN).

Acara ini dibuka langsung oleh Komisaris Independen BTN, Pietra Machreza Paloh, didampingi jajaran Komite Pemantau Risiko.

Digelar di Vasaka Hotel, Makassar, Jum’at (8/8/2025), sosialisasi ini dihadiri oleh pelaku UMKM dari berbagai latar belakang usaha, sejumlah kepala cabang BTN, serta tim pemantau risiko. Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi para pelaku UMKM untuk memahami prosedur, kualifikasi, dan persyaratan dalam mengakses layanan perbankan BTN, khususnya program pembiayaan yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan usaha.

Sebagai bank pelat merah, BTN selama ini dikenal luas sebagai penyedia fasilitas pembiayaan perumahan. Namun, melalui program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan QRIS, BTN juga aktif mendukung sektor UMKM agar lebih mandiri dalam menjalankan usahanya. Pietra menegaskan, kehadiran BTN di Makassar adalah bagian dari komitmen menjadi pionir dalam memperjuangkan kemandirian UMKM di Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Jejak Hijau di Kwala Bekala: BTN dan Medan Rayakan Hari Bumi dengan Aksi Nyata

“Tentunya dengan memberikan informasi tentang program-program yang ada di BTN, termasuk KUR, kami ingin menjangkau masyarakat yang selama ini belum tahu bahwa BTN juga memiliki program untuk UMKM. Hari ini, BTN hadir untuk memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai program yang ditujukan kepada UMKM,” jelas Pietra.

Terkait modal yang dapat diberikan, Pietra mengatakan nilainya bervariasi sesuai kebutuhan dan kualifikasi pelaku usaha.

“Tetapi kembali lagi, harus juga diberikan pemahaman bahwa risiko yang kami miliki juga ada. Oleh karena itu, kualifikasi, persyaratan, dan lainnya tentu harus dilengkapi. Dan inilah yang hari ini mereka dapatkan, informasi yang lebih jelas mengenai hal tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :  Dukung Pembayaran Jalan Tol Nir Sentuh, bank bjb Kolaborasi dengan Roatex dan Dwi
Komisaris Independen BTN, Pietra Machreza Paloh. Foto: INIKEPRI.COM

Pietra juga menekankan bahwa pembiayaan BTN bukan sekadar menyalurkan dana, tetapi memastikan dana tersebut digunakan tepat sasaran untuk mengembangkan usaha.

“Pelaku UMKM harus membawa kegiatan ekonomi yang betul-betul produktif. Bukan hanya sekadar membutuhkan pinjaman, tetapi memastikan penggunaannya untuk kemajuan usaha mereka,” tambahnya.

Pesan ini sejalan dengan komitmen BTN memperkuat manajemen risiko di seluruh lini, termasuk pembiayaan UMKM. Kehadiran Komite Risiko dan unit pengawasan internal dalam acara ini menunjukkan keseriusan BTN membangun budaya finansial yang sehat dan menghindarkan UMKM dari jebakan penggunaan dana yang tidak produktif.

Baca Juga :  Pemerintah Matangkan Langkah Penghapusan Kredit Macet UMKM

Selain fokus pada pembiayaan, BTN di bawah jajaran komisaris juga aktif menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sebelumnya, Pietra turut menyerahkan bantuan alat terapi bagi anak berkebutuhan khusus di Batam, menunjukkan bahwa peran BTN tidak terbatas pada perbankan semata, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.

Melalui Sosialisasi UMKM BTN Usaha di Makassar ini, BTN menegaskan perannya sebagai mitra strategis UMKM, bukan hanya penyedia modal, tetapi juga pendamping yang memberikan edukasi, membangun kesadaran risiko, dan mendorong pengelolaan usaha yang tangguh. Harapannya, UMKM di Sulawesi Selatan dapat tumbuh mandiri, berdaya saing, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026
Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen
UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari
Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata
Forbes Rilis Daftar 5 Orang Terkaya Dunia per Desember 2025
Cerita Lengkap Perjalanan BTN Menyalurkan KPR Sejak 1976, Kini Tembus Rp504 Triliun untuk 5,7 Juta Rumah
BTN Borong Penghargaan: Nixon LP Napitupulu hingga jajaran Direksi Raih Prestasi 2025

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:19 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Batam menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:10 WIB

Pemprov Kepri Resmi Tetapkan UMP 2026, Naik 7,06 Persen

Kamis, 25 Desember 2025 - 06:49 WIB

UMK Batam 2026 Resmi Rp5.357.982, Berlaku Mulai Januari

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:00 WIB

Pelantikan Kadin Batam, Sekda Firmansyah Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:22 WIB

Amsakar–Li Claudia Resmikan K Square, Perkuat Batam sebagai Kota Perdagangan dan Pariwisata

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB