Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Menjabat Menkeu

- Publisher

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa saat dilantik sebagai Menteri Keuangan RI Kabinet Merah Putih menggantikan Sri Mulyani Indrawati di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025). Foto: Istimewa

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa saat dilantik sebagai Menteri Keuangan RI Kabinet Merah Putih menggantikan Sri Mulyani Indrawati di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025). Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Purbaya Yudhi Sadewa resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan baru setelah dilantik oleh Presiden di Istana Negara, Jakarta, pada Senin sore (8/9/2025).

Upacara pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah menteri kabinet serta pejabat tinggi negara lainnya.

Purbaya Yudhi Sadewa dilantik berdasarkan Keputusan Presiden yang dibacakan sesaat sebelum prosesi pengambian sumpah dimulai. Penunjukan Purbaya terjadi beberapa jam setelah dirinya terlihat mendatangi Istana Kepresidenan.

Sebelum mengemban tugas baru ini, Purbaya Yudhi Sadewa dikenal sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Dengan pelantikan ini, Purbaya kini bertanggung jawab atas kebijakan fiskal dan pengelolaan keuangan negara. Ia diharapkan dapat memperkuat fundamental ekonomi nasional di tengah tantangan global.

BACA JUGA:  Sosok Menkeu Harus Menguasai Makro-Mikro Ekonomi, Nama Purbaya Muncul

Purbaya Yudhi Sadewa adalah seorang ekonom dan insinyur yang telah lama berkiprah dalam dunia kebijakan publik dan sektor keuangan Indonesia.

Lahir di Bogor pada 7 Juli 1964, ia menempuh pendidikan teknik elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB) sebelum melanjutkan studi ekonomi hingga meraih gelar doktor di Purdue University, Amerika Serikat.

Kombinasi latar belakang teknik dan ekonomi menjadikannya sosok yang tangguh dalam merumuskan kebijakan strategis nasional.

Karier Purbaya mencakup berbagai posisi penting, baik di sektor swasta maupun pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Chief Economist di Danareksa Research Institute dan Direktur Utama PT Danareksa Securities.

BACA JUGA:  10 Orang Terkaya di RI, Ini Daftarnya

Di pemerintahan, ia dipercaya sebagai Staf Khusus di berbagai kementerian, termasuk Kemenko Perekonomian dan Kemenko Maritim dan Investasi.

Ia diangkat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2020, di mana ia berperan aktif menjaga stabilitas sistem keuangan nasional melalui koordinasi lintas lembaga.

Masa jabatannya di LPS berakhir September 2025 dan pada Senin (8/9/2025) dirinya dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani yang telah menjabat sebagai Menkeu secara akumulatif selama 13 tahun (2005-2010) dan (2016-2025).

Sebelum masuk pemerintahan, Purbaya aktif di sektor swasta dan riset ekonomi:

  • Field Engineer – Schlumberger Overseas SA (1989–1994)
  • Senior Economist – Danareksa Research Institute (2000–2005)
  • Direktur Utama – PT Danareksa Securities (2006–2008)
  • Chief Economist – Danareksa Research Institute (2005–2013)
  • Anggota Dewan Direksi – PT Danareksa (Persero) (2013–2015)
BACA JUGA:  APBN Surplus Rp131,8 Triliun, Kas Negara akan Tetap Solid

Karier di pemerintahan:

  • Staf Khusus Bidang Ekonomi – Menko Perekonomian (2010–2014)
  • Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010–2014)
  • Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis – Kantor Staf Presiden (2015)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi – Menko Polhukam (2015–2016)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi – Menko Kemaritiman (2016–2018)
  • Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi – Kemenko Marves (2018–2020)
  • Ketua Dewan Komisioner LPS – sejak 3 September 2020

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Amsakar Gandeng Bank Sumut, Perluas Pembiayaan UMKM di Batam
Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen
Bahlil Pastikan Harga LPG 3 Kg Tidak Naik, Meski Nonsubsidi Disesuaikan
Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis
Penggunaan QRIS di Kepulauan Riau Terus Tumbuh, Transaksi Digital Makin Meluas
AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026
BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026
Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:26 WIB

Amsakar Gandeng Bank Sumut, Perluas Pembiayaan UMKM di Batam

Kamis, 23 April 2026 - 21:05 WIB

Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen

Selasa, 21 April 2026 - 08:30 WIB

Bahlil Pastikan Harga LPG 3 Kg Tidak Naik, Meski Nonsubsidi Disesuaikan

Jumat, 17 April 2026 - 13:13 WIB

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Penggunaan QRIS di Kepulauan Riau Terus Tumbuh, Transaksi Digital Makin Meluas

Berita Terbaru