Dinas Perkim Kepri Telah Rampungkan 80 Persen Pembangunan RTLH di Kabupaten Bintan

- Admin

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emat, 77 tahun, bersama putrinya di depan rumah yang dibangun Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Perkim di Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Emat, 77 tahun, bersama putrinya di depan rumah yang dibangun Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Perkim di Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Kepulauan Riau telah merampungkan 80 persen pengerjaan pembangunan atau rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Bintan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perkim Kepri Said Nursyahdu saat melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) pelaksanaan pembangunan RTLH di Kabupaten Bintan, Selasa (11/11/2025).

Khusus Kabupaten Bintan, terang Said, Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Perkim di tahun 2025 ini melaksanakan pembangunan dan perbaikan sebanyak 40 unit rumah yang tersebar di delapan desa dan dua kelurahan.

“Program ini menggunakan dana APBD Kepri tahun 2025, merupakan salah satu program strategis untuk mendukung implemen Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo,” terang Said.

Baca Juga :  Pangdam I/BB dan Danrem 033/WP Dukung Kerjasama Pemprov Kepri dan Riau dalam Pembangunan Daerah

Program ini dilaksanakan Pemprov Kepri untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mendapatkan bantuan rumah yang lebih layak dari sebelumnya.

Selain di Kabupaten Bintan, Program Pembangunan RTLH juga dilaksanakan di Kabupaten Lingga, Kabupaten Karimun, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang yang dilaksanakan mulai Oktober 2025 hingga pekan ketiga Desember 2025.

Adapun spesifikasi RTLH yang dibangun berupa bangunan berukuran 5×4 meter, atap spandek, lantai semen acian, jendela aluminium dan pintu kayu. Bagian dalam rumah umumnya dipasang partisi yang dapat dimanfaatkan sebagai kamar.

Terdapat perbedaan material dinding antara rumah di darat dan pesisir (laut). Untuk rumah di darat menggunakan batako, sedangkan di pesisir dinding menggunakan GRC.

Baca Juga :  Jaga Kedaulatan, RI Bangun Mercusuar di Pulau Karang Singa

“Rumah di pesisir menggunakan GRC dikarenakan menyesuaikan anggaran. Rumah di pesisir biaya pembangunan terserap lebih besar untuk tiang atau tongkat bangunan,” terang Said.

Dia menambahkan jika dalam pelaksanaan program ini ada beberapa rumah yang terpaksa dirobohkan dan dibangun dari awal mengingat kondisi bangunan awal yang sudah sangat tidak layak.

Terakhir, Said mengingatkan jika program pembangunan atau rehabilitasi RTLH ini bersifat stimulan.

“Kita (pemerintah) memberikan warga penerima berupa pokok rumah. Sedangkan untuk kamar mandi atau dapur, penerima menambah sendiri,” pungkas Said.

Disambut Gembira Masyarakat

Program pembangunan RTLH dilaksanakan Pemprov Kepri melalui Dinas Perkim ini disambut gembira masyarakat penerima.

Baca Juga :  Jokowi Tinjau Vaksinasi COVID-19 di Bintan Inti Industrial Estate

Emat,77 tahun, warga Toapaya Selatan misalnya. Ia merasa bersyukur karena kembali memiliki tempat tinggal yang layak dari sebelumnya.

Rumah yang ia huni bersama istri dan anaknya roboh dan sudah sangat tidak layak ditempati.

“Saya berterimakasih banyak sudah diberi bantuan oleh Pemerintah Provinsi Kepri,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Aldi dan Fiki Sasta. Dua warga Selat Bintan 1, Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan ini merasa bersyukur mendapat bantuan pembangunan RTLH.

“Rumah kami sebelumnya kayu. Atapnya rumbia,” kata Aldi yang tinggal di kawasan pesisir Desa Pengujan.

“Kami sampaikan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri,” tambah Fiki Sasta.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Ribuan Manusia Padati Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 Kemenag di Bintan
Polres Bintan Gagalkan Dugaan Pengiriman 9 CPMI Nonprosedural ke Malaysia Lewat Jalur Laut
Kakan Kemenag Bintan Buka MUSDAGAB VI Hidayatullah se-Kepulauan Riau
Menpar RI Tetapkan Treasure Bay Bintan sebagai Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional
ITTU PET Perkuat Kepedulian Sosial–Lingkungan Lewat Program KolaboraSEA Energy
Bintan Marathon 2025 Perkuat Citra Kepri sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
Pariwisata Kepri Tetap Bergairah, Minat Wisatawan ke Bintan Resorts Meningkat Signifikan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:26 WIB

Ribuan Manusia Padati Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 Kemenag di Bintan

Rabu, 31 Desember 2025 - 13:04 WIB

Polres Bintan Gagalkan Dugaan Pengiriman 9 CPMI Nonprosedural ke Malaysia Lewat Jalur Laut

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:00 WIB

Kakan Kemenag Bintan Buka MUSDAGAB VI Hidayatullah se-Kepulauan Riau

Senin, 8 Desember 2025 - 07:26 WIB

Menpar RI Tetapkan Treasure Bay Bintan sebagai Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB