INIKEPRI.COM — Jengkol (Archidendron pauciflorum) merupakan tanaman legum khas Asia Tenggara yang sejak lama menjadi bagian dari kuliner Nusantara. Aroma tajamnya sering memicu pro dan kontra, namun di balik bau menyengat tersebut, jengkol menyimpan beragam kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk bagi pria.
Jengkol diketahui mengandung vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid, dan tanin yang bersifat antioksidan. Kombinasi nutrisi ini berperan dalam menjaga fungsi tubuh secara menyeluruh, selama dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diolah dengan benar.
Berikut sejumlah manfaat jengkol untuk kesehatan pria yang jarang diketahui:
1. Membantu menjaga daya tahan tubuh
Salah satu manfaat utama jengkol bagi pria adalah kontribusinya dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C dan antioksidan di dalamnya berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari serangan radikal bebas serta membantu meningkatkan respons imun.
Dengan daya tahan tubuh yang lebih baik, pria dapat menjalani aktivitas harian dengan kondisi fisik yang lebih prima dan tidak mudah terserang penyakit.
2. Mendukung kesehatan pencernaan
Jengkol mengandung serat alami yang berfungsi membantu melancarkan proses pencernaan. Serat berperan penting dalam menjaga pergerakan usus tetap normal, sehingga dapat mengurangi risiko sembelit yang kerap muncul akibat pola makan kurang seimbang.
Bagi pria dengan aktivitas padat, pencernaan yang sehat akan sangat membantu menjaga kenyamanan dan produktivitas sehari-hari.
3. Membantu mengontrol tekanan darah
Kandungan kalium dalam jengkol berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan membantu mengontrol tekanan darah. Mineral ini bekerja dengan menetralkan efek natrium berlebih, yang sering menjadi pemicu tekanan darah tinggi.
Dengan konsumsi yang terukur, jengkol dapat membantu pria dewasa menjaga tekanan darah tetap stabil dan mengurangi risiko hipertensi.
4. Menunjang kesehatan tulang dan otot
Jengkol juga mengandung mineral penting seperti fosfor dan kalsium. Fosfor berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan struktur tulang, sedangkan kalsium dibutuhkan untuk menjaga kepadatan tulang serta mendukung kontraksi otot.
Manfaat ini sangat relevan bagi pria yang aktif bergerak, bekerja fisik, atau rutin berolahraga.
5. Membantu menjaga kesehatan organ reproduksi
Kandungan antioksidan dalam jengkol, termasuk vitamin C dan senyawa fenolik, membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, termasuk sel pada sistem reproduksi pria.
Meski belum ada bukti ilmiah kuat yang menyatakan jengkol dapat meningkatkan kesuburan atau vitalitas seksual secara langsung, konsumsi jengkol dalam porsi wajar tetap berperan dalam menjaga kesehatan organ reproduksi secara umum.
Catatan penting:
Jengkol sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas dan diolah dengan benar. Konsumsi berlebihan dapat berisiko bagi kesehatan ginjal, terutama bagi individu dengan riwayat gangguan ginjal.
Penulis : DI
Editor : IZ

















