Kapan Puasa Ramadan 2026 Dimulai? Ini Jadwal Sidang Isbat Kemenag

- Publisher

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pertanyaan mengenai kapan puasa Ramadan 2026 dimulai ramai diperbincangkan masyarakat.

Mengingat Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh pada Februari, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI akan terlebih dahulu menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah.

Penetapan awal Ramadan dilakukan melalui serangkaian tahapan yang telah diatur secara resmi oleh Kemenag. Proses ini menjadi acuan nasional dalam menentukan awal ibadah puasa bagi umat Islam di Indonesia.

Jadwal dan Lokasi Sidang Isbat Ramadan 2026

Mengutip laman Bimas Islam Kemenag, Sidang Isbat penetapan 1 Ramadan 1447 H dijadwalkan sebagai berikut:

Hari/Tanggal: Selasa, 17 Februari 2026
Waktu: Mulai pukul 16.00 WIB
Lokasi: Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta

BACA JUGA:  Pelunasan Biaya Haji Reguler Diperpanjang hingga 25 April 2025

Metode Penetapan Awal Ramadan

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa pemerintah menggunakan pendekatan integrasi hisab dan rukyatulhilal dalam menetapkan awal bulan Hijriah.

Menurutnya, pendekatan ini menjadi jalan tengah untuk merangkul berbagai metode penetapan awal bulan yang berkembang di tengah masyarakat dan digunakan oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam.

“Pendekatan integrasi hisab dan rukyat penting untuk menjaga persatuan umat serta menghormati keragaman metode penetapan awal bulan,” ujar Abu, dikutip Senin (2/2/2026).

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan Sidang Isbat memiliki dasar hukum yang kuat, yakni Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Sidang Isbat.

Data Hisab dan Posisi Hilal

BACA JUGA:  Istithaah Kesehatan Jadi Syarat Sebelum Pelunasan Biaya Haji

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengungkapkan bahwa berdasarkan data hisab, posisi hilal saat Matahari terbenam pada 17 Februari 2026 berada pada kisaran:

  • Ketinggian hilal: -2° 24,71’ hingga 0° 58,08’
  • Sudut elongasi: 0° 56,39’ hingga 1° 53,60’

Secara perhitungan astronomi, posisi tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS.

Arsad menambahkan, ijtimak diperkirakan terjadi pada 17 Februari 2026 pukul 19.01 WIB. Data ini akan menjadi dasar awal sebelum dikonfirmasi melalui pemantauan rukyatulhilal di berbagai titik di Indonesia.

“Seluruh data hisab dan hasil rukyat akan dibahas dalam Sidang Isbat sebelum ditetapkan secara resmi oleh Kemenag,” jelasnya.

Pemantauan Hilal di Seluruh Indonesia

BACA JUGA:  Sidang Isbat Awal Ramadan 1446 H Digelar 28 Februari 2025

Kemenag memastikan pemantauan hilal dilakukan di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua, dengan melibatkan tim pemantau daerah serta relawan pengamat hilal.

“Partisipasi daerah sangat luar biasa. Rukyat tidak hanya menjadi penentu, tetapi juga bagian dari syiar dan edukasi publik,” kata Arsad.

Alur Pelaksanaan Sidang Isbat

Adapun tahapan Sidang Isbat penetapan 1 Ramadan 2026 meliputi:

  • Pemaparan posisi hilal berdasarkan data hisab
  • Penerimaan laporan hasil rukyatulhilal
  • Sidang penetapan awal Ramadan
  • Pengumuman hasil melalui konferensi pers

Sidang Isbat akan dihadiri oleh Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, pimpinan Komisi VIII DPR RI, MUI, Tim Hisab Rukyat Kemenag, perwakilan ormas Islam, serta duta besar negara sahabat.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Mau Hibahkan Tanah ke Anak? ATR/BPN Ungkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanpa Ribet
Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu
Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI
Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:25 WIB

Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:34 WIB

Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:14 WIB

Mau Hibahkan Tanah ke Anak? ATR/BPN Ungkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanpa Ribet

Berita Terbaru